Hotline : 081290977978 – 081910071006 – 081717129377 – 081717129366

13 Makanan Khas Vietnam yang Wajib Dicoba Wisatawan

Makanan khas Vietnam dikenal dengan cita rasa segar, ringan, dan kaya rempah alami yang unik di Asia Tenggara. Bagi wisatawan Indonesia, memilih kuliner Vietnam yang enak, halal-friendly, dan aman dikonsumsi sering menjadi tantangan saat pertama kali berkunjung. 

Banyak menu menggunakan bahan seperti saus ikan, daging tertentu, atau teknik masak yang berbeda dari Indonesia. Artikel ini akan membantu Anda menemukan makanan Vietnam paling populer lengkap dengan rasa, bahan, dan tips memilih menu saat wisata kuliner di Vietnam.

Baca juga: Rekomendasi Itinerary Vietnam 5 Hari untuk Pemula

Daftar Makanan Khas Vietnam yang Paling Dicari Banyak Wisatawan

Kuliner Vietnam terkenal sebagai salah satu yang paling sehat di Asia karena menggunakan bahan segar, minim minyak, dan banyak sayuran. Street food Vietnam juga mendunia karena harganya terjangkau dan mudah ditemukan di kota, seperti Hanoi dan Ho Chi Minh City. Cita rasanya cenderung ringan sehingga cocok untuk lidah orang Indonesia yang baru pertama kali mencoba. Berikut daftar makanan khas Vietnam yang wajib dicoba saat liburan.

1. Phở (Sup Mie Khas Vietnam)

Phở adalah makanan khas Vietnam berupa sup mie dengan kuah kaldu sapi atau ayam yang dimasak lama hingga kaya rasa. Hidangan ini biasanya disajikan dengan irisan daging, daun bawang, serta tambahan herbal segar seperti basil dan jeruk nipis. Phở dikenal sebagai ikon kuliner Vietnam yang mendunia dan selalu menjadi pilihan utama wisatawan. Menu ini juga sering muncul dalam rekomendasi street food Vietnam terbaik.

Bagi wisatawan Muslim, penting untuk memilih phở ayam atau memastikan restoran menyediakan versi halal. Rasa kuahnya ringan namun kompleks sehingga cocok untuk semua kalangan, termasuk pemula yang baru mencoba makanan Vietnam. Hidangan ini mudah ditemukan di berbagai kota dan cocok dinikmati kapan saja. 

2. Bánh mì (Roti Sandwich Khas Vietnam)

Makanan Khas Vietnam

Bánh mì adalah roti baguette khas Vietnam yang diisi dengan daging, pate, sayuran acar, dan saus gurih. Perpaduan budaya Prancis dan Vietnam membuat teksturnya renyah di luar namun lembut di dalam. Makanan ini sangat populer sebagai street food karena praktis, murah, dan mengenyangkan. Bánh mì sering dijadikan pilihan sarapan atau camilan saat jalan-jalan.

Untuk wisatawan Indonesia, disarankan memilih isian ayam, telur, atau sayuran agar lebih aman dikonsumsi. Rasanya gurih dengan sentuhan asam segar dari acar yang khas. Bánh mì mudah ditemukan di berbagai sudut kota wisata Vietnam. Hidangan ini cocok bagi Anda yang ingin mencoba kuliner Vietnam dengan cita rasa yang familiar.

3. Gỏi cuốn (Lumpia Segar Vietnam)

Makanan Khas Vietnam

Gỏi cuốn adalah lumpia segar khas Vietnam yang tidak digoreng dan menggunakan rice paper transparan. Isinya terdiri dari udang, bihun, sayuran, dan daun herbal yang memberikan rasa segar. Hidangan ini biasanya disajikan dengan saus kacang atau saus hoisin yang gurih. Gỏi cuốn menjadi pilihan populer bagi pencinta makanan sehat.

Karena tidak digoreng, makanan ini rendah minyak dan cocok untuk diet atau pola makan sehat. Rasanya ringan dan tidak terlalu kuat sehingga mudah diterima lidah orang Indonesia. Gỏi cuốn juga sering direkomendasikan sebagai menu halal-friendly. Hidangan ini banyak ditemukan di restoran maupun street food Vietnam.

4. Bún chả (Bihun dengan Daging Panggang)

Makanan Khas Vietnam

Bún chả adalah hidangan bihun yang disajikan dengan daging panggang dan kuah manis gurih khas Vietnam. Biasanya dilengkapi dengan sayuran segar dan daun herbal untuk menambah keseimbangan rasa. Makanan ini sangat populer di Hanoi dan sering menjadi favorit wisatawan. Kombinasi rasa manis, gurih, dan segar membuatnya unik.

Namun, wisatawan perlu memastikan jenis daging yang digunakan sebelum memesan. Bún chả sering disajikan dalam porsi besar sehingga cukup mengenyangkan. Hidangan ini cocok untuk makan siang saat menjelajahi kota dan menjadi salah satu kuliner Vietnam yang wajib dicoba.

Baca juga: Daftar Wisata Paling Populer di Hanoi

5. Bánh xèo (Pancake Gurih Vietnam)

Makanan Khas Vietnam

Bánh xèo adalah pancake tipis berbahan tepung beras dengan isian udang, daging, dan tauge. Teksturnya renyah di luar dan lembut di dalam dengan rasa gurih yang khas. Biasanya dimakan dengan cara dibungkus daun selada lalu dicelupkan ke saus ikan. Hidangan ini menjadi salah satu street food populer di Vietnam.

Nama “xèo” berasal dari suara saat adonan dituangkan ke wajan panas. Bánh xèo cocok untuk wisatawan yang ingin mencoba makanan unik dengan tekstur berbeda. Rasa gurihnya cukup familiar bagi lidah Indonesia. Menu ini mudah ditemukan di pasar malam dan restoran lokal.

6. Hủ tiếu Nam Vang

Hủ tiếu Nam Vang adalah mie khas yang memiliki pengaruh dari Kamboja dan populer di Vietnam Selatan. Hidangan ini bisa disajikan dalam bentuk kuah atau kering dengan topping udang, daging, dan sayuran. Rasanya ringan namun tetap gurih dan cocok untuk berbagai kalangan. Menu ini sering dibandingkan dengan mie khas Asia lainnya.

Di Indonesia, hủ tiếu juga cukup familiar sehingga mudah diterima wisatawan. Namun, tetap perlu memperhatikan bahan yang digunakan agar sesuai preferensi. Hidangan ini cocok sebagai menu sarapan atau makan siang. Hủ tiếu Nam Vang menjadi salah satu kuliner Vietnam yang cukup aman dicoba.

7. Nem nướng (Sate Daging Khas Vietnam)

Makanan Khas Vietnam

Nem nướng adalah sate khas Vietnam yang terbuat dari daging cincang berbumbu dan dipanggang. Hidangan ini biasanya disajikan dengan bihun, sayuran segar, dan saus kacang. Kombinasi rasa manis, gurih, dan sedikit smokey membuatnya sangat menggugah selera. Nem nướng populer di berbagai kota wisata.

Teksturnya lembut dengan aroma bakaran yang khas sehingga cocok untuk pecinta sate. Namun, wisatawan perlu memastikan jenis daging yang digunakan. Hidangan ini sering menjadi pilihan menu makan malam. Nem nướng memberikan pengalaman rasa yang berbeda dari sate Indonesia.

8. Chè (Dessert Manis Vietnam)

Chè adalah dessert khas Vietnam yang terdiri dari campuran kacang, jelly, santan, dan es. Hidangan ini memiliki banyak variasi warna dan rasa yang menarik. Biasanya Chè disajikan dingin sehingga cocok dinikmati saat cuaca panas. Chè sering disebut sebagai versi Vietnam dari es campur.

Rasanya manis dan menyegarkan sehingga cocok sebagai penutup setelah makan. Dessert ini mudah ditemukan di pasar dan street food. Variasinya sangat banyak sehingga tidak membosankan untuk dicoba. Chè menjadi salah satu makanan penutup favorit wisatawan.

Baca juga: Tips Liburan ke Vietnam agar Lebih Nyaman

9. Cà phê sữa đá (Kopi Susu Vietnam)

Cà phê sữa đá adalah kopi khas Vietnam yang terkenal dengan rasa kuat dan manis. Kopi ini dibuat menggunakan biji robusta dan disajikan dengan susu kental manis serta es. Rasanya bold dan cukup intens dibanding kopi biasa. 

Minuman ini sangat populer di kalangan pecinta kopi, karena budaya minum kopi di Vietnam sangat kuat, terutama di kota besar. Cà phê sữa đá sering dinikmati saat santai atau nongkrong. Rasanya cocok bagi yang suka kopi manis dan kuat. 

10. Cơm tấm (Nasi Khas Vietnam)

Cơm tấm adalah hidangan nasi pecah yang disajikan dengan berbagai lauk seperti daging panggang, telur, dan acar. Menu ini merupakan makanan sehari-hari masyarakat Vietnam. Rasanya sederhana namun lezat dan mengenyangkan. Cơm tấm banyak ditemukan di restoran lokal.

Hidangan ini cocok untuk wisatawan yang ingin makan nasi seperti di Indonesia. Kombinasi lauknya cukup beragam dan bisa disesuaikan. Namun, tetap perlu memastikan jenis daging yang digunakan. Cơm tấm menjadi pilihan aman saat wisata kuliner.

11. Bún bò Huế (Mie Kuah Pedas Vietnam)

Makanan Khas Vietnam

Bún bò Huế adalah mie kuah khas Vietnam dengan rasa lebih kuat dan pedas dibanding phở. Hidangan ini berasal dari kota Hue dan menggunakan kaldu sapi yang kaya rempah. Biasanya disajikan dengan irisan daging dan sayuran segar. Rasanya lebih “nendang” dan berempah.

Menu ini cocok bagi pecinta makanan pedas dan beraroma kuat. Bún bò Huế sering menjadi alternatif selain phở. Hidangan ini cukup populer di kalangan wisatawan. Cocok untuk Anda yang ingin eksplorasi rasa lebih berani.

12. Bánh bao (Bakpao Vietnam)

Bánh bao adalah bakpao khas Vietnam yang berisi daging cincang, telur, dan jamur. Teksturnya lembut dengan rasa gurih yang cukup kuat. Makanan ini sering dijadikan sarapan atau camilan praktis. Bánh bao mudah ditemukan di berbagai tempat.

Hidangan ini mirip dengan bakpao di Indonesia sehingga cukup familiar. Namun, isiannya bisa berbeda tergantung tempat. Wisatawan perlu memastikan bahan yang digunakan. Bánh bao cocok dijadikan sebagai makanan ringan saat jalan-jalan.

13. Bánh cuốn (Rice Roll Vietnam)

Bánh cuốn adalah gulungan tipis dari tepung beras yang diisi daging cincang dan jamur. Hidangan ini disajikan dengan bawang goreng dan saus khas Vietnam. Teksturnya lembut dan ringan sehingga mudah dimakan, oleh karena itu sering dijadikan menu sarapan.

Rasanya tidak terlalu kuat sehingga cocok untuk pemula. Hidangan ini pun populer di kalangan masyarakat lokal. Bánh cuốn juga sering direkomendasikan untuk wisatawan dan cocok dijadikan sebagai pembuka saat eksplorasi kuliner Vietnam.

Baca juga: Oleh-Oleh Khas Vietnam dengan Harga Terjangkau

Ingin Mencoba Makanan Khas Vietnam Langsung di Negara Asal?

Menikmati makanan khas Vietnam langsung di negara asalnya tentu memberikan pengalaman yang lebih autentik dan berkesan. Namun, tanpa panduan yang tepat, wisata kuliner bisa jadi membingungkan mulai dari memilih makanan halal hingga menemukan tempat makan terbaik. 

Dengan paket tour Vietnam dari FX-Travelindo, Anda akan mendapatkan itinerary lengkap termasuk rekomendasi kuliner terbaik, pendamping perjalanan, dan pengalaman wisata yang lebih nyaman. Saatnya wujudkan liburan ke Vietnam yang praktis, aman, dan penuh cita rasa tanpa ribet. Hubungi kami sekarang!

Konsultasi Gratis Di Sini!

Share: