
Berkunjung ke istana Korea menjadi salah satu pengalaman yang tidak boleh dilewatkan saat liburan ke Korea Selatan. Bangunan-bangunan megah peninggalan Dinasti Joseon ini tidak hanya menawarkan arsitektur tradisional yang memukau, tetapi juga menyimpan perjalanan panjang sejarah kerajaan Korea selama lebih dari 500 tahun. Berikut lima istana Korea paling terkenal yang kini menjadi objek wisata sejarah favorit wisatawan lokal maupun mancanegara.
Baca juga: Minimal Tabungan untuk Membuat Visa Korea
Daftar Istana Korea yang Wajib Masuk Itinerary Liburan!
Sebagian besar istana bersejarah berada di Seoul sehingga mudah dijangkau dalam satu perjalanan wisata. Setiap istana memiliki fungsi, karakter, dan cerita yang berbeda. Ada yang menjadi pusat pemerintahan kerajaan, tempat tinggal keluarga raja, hingga istana cadangan yang digunakan ketika terjadi keadaan darurat. Berikut informasinya!
1. Gyeongbokgung, Ikon Istana Korea yang Paling Terkenal

Gyeongbokgung (경복궁) merupakan istana terbesar sekaligus istana utama Dinasti Joseon. Dibangun pada tahun 1395 oleh Raja Taejo, istana ini menjadi pusat pemerintahan kerajaan setelah Seoul ditetapkan sebagai ibu kota.
Selama lebih dari enam abad, Gyeongbokgung telah mengalami berbagai peristiwa penting, termasuk kerusakan akibat Invasi Jepang pada akhir abad ke-16 dan proses restorasi besar yang masih berlangsung hingga sekarang. Berkat upaya pelestarian tersebut, wisatawan dapat melihat kembali kemegahan kompleks kerajaan yang dahulu menjadi pusat politik dan budaya Korea.
Daya tarik utama Gyeongbokgung meliputi Geunjeongjeon Hall sebagai aula tahta kerajaan, Gyeonghoeru Pavilion yang berdiri di atas kolam, Hyangwonjeong Pavilion, National Palace Museum of Korea, serta National Folk Museum of Korea. Wisatawan juga dapat menyaksikan Royal Guard Changing Ceremony, yaitu prosesi pergantian penjaga kerajaan yang masih dipertunjukkan mengikuti catatan sejarah Dinasti Joseon.
Baca juga: Jam Operasional dan Harga Tiket Masuknya!
2. Changdeokgung, Istana Warisan Dunia UNESCO dengan Secret Garden

Changdeokgung (창덕궁) dibangun pada tahun 1405 sebagai istana kedua Dinasti Joseon. Berbeda dengan Gyeongbokgung yang memiliki tata letak simetris, Changdeokgung dirancang mengikuti kontur alam sehingga menciptakan perpaduan harmonis antara bangunan kerajaan, pepohonan, bukit, dan kolam.
Keistimewaan tersebut membuat Changdeokgung ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1997. Bahkan selama sekitar 270 tahun, banyak raja Joseon memilih menetap di istana ini karena dianggap lebih nyaman dibandingkan istana utama.
Daya tarik paling terkenal adalah Huwon atau Secret Garden, taman kerajaan seluas sekitar 32 hektare yang dahulu hanya boleh diakses keluarga kerajaan. Di dalamnya terdapat Buyongji Pond, paviliun tradisional, area belajar kerajaan, serta pepohonan tua yang membuat kawasan ini sangat indah saat musim semi maupun musim gugur.
Wisatawan juga dapat mengunjungi Injeongjeon Hall sebagai aula tahta kerajaan, Seonjeongjeon Hall, hingga berbagai bangunan bersejarah yang masih mempertahankan bentuk aslinya.
| Jam Buka Changdeokgung | |
| Palace Building Area |
|
| Secret Garden |
|
| Catatan |
|
| Harga Tiket Changdeokgung | |
| Area Istana |
|
| Masuk Gratis |
|
| Area Secret Garden |
|
Perlu diketahui bahwa tiket Secret Garden wajib dibeli bersamaan dengan tiket masuk istana. Kuota setiap sesi dibatasi maksimal 100 pengunjung, sehingga sebaiknya melakukan reservasi lebih awal terutama saat musim semi dan musim gugur.
3. Deoksugung, Perpaduan Arsitektur Tradisional Korea dan Eropa

Deoksugung (덕수궁) memiliki karakter yang berbeda dibandingkan istana kerajaan lainnya di Seoul. Istana ini berkembang pada masa Kekaisaran Korea (Daehan Empire) sehingga menghadirkan perpaduan arsitektur tradisional Korea dengan bangunan bergaya Barat yang dibangun pada akhir abad ke-19.
Istana ini pernah menjadi tempat tinggal Kaisar Gojong setelah kembali dari Russian Legation dan menjadi saksi berbagai perubahan penting menjelang berakhirnya sistem kerajaan Korea. Karena itu, Deoksugung tidak hanya menarik dari sisi arsitektur, tetapi juga memiliki nilai sejarah penting dalam perjalanan modern Korea Selatan.
Beberapa bangunan yang paling banyak dikunjungi antara lain Seokjojeon Hall bergaya neoklasik, Jeonggwanheon Pavilion yang memadukan unsur arsitektur Korea dan Barat, Hamnyeongjeon Hall sebagai bekas kediaman Kaisar Gojong, serta Deoksugung Stone Wall Road yang terkenal indah terutama saat musim gugur.
| Jam Buka Deoksugung |
|
| Harga Tiket | Dewasa (19–64 tahun): ₩1.000 (individu) / ₩800 (grup minimal 10 orang) |
| Gratis Masuk |
|
Tiket Deoksugung juga dapat digunakan bersama Royal Palace Pass, yang memberikan akses ke Gyeongbokgung, Changdeokgung (tidak termasuk Secret Garden), Changgyeonggung, Deoksugung, dan Jongmyo Shrine dengan harga ₩10.000 serta masa berlaku selama 3 bulan.
4. Changgyeonggung, Istana Kerajaan yang Dikenal dengan Taman Asrinya

Changgyeonggung (창경궁) dibangun pada tahun 1483 pada masa pemerintahan Raja Seongjong. Berbeda dengan Gyeongbokgung yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan, istana ini dirancang sebagai tempat tinggal bagi para ratu, ibu suri, dan anggota keluarga kerajaan sehingga suasananya terasa lebih tenang dan nyaman.
Sepanjang sejarahnya, Changgyeonggung pernah mengalami perubahan fungsi pada masa pendudukan Jepang ketika sebagian kompleks diubah menjadi kebun binatang dan taman hiburan. Setelah Korea merdeka, pemerintah melakukan restorasi secara bertahap untuk mengembalikan bentuk bangunan sesuai catatan sejarah Dinasti Joseon.
Saat ini, Changgyeonggung menjadi salah satu istana Korea yang banyak dikunjungi wisatawan karena menawarkan kombinasi arsitektur tradisional, taman kerajaan yang luas, serta jalur pejalan kaki yang indah sepanjang musim. Beberapa daya tarik utama di Changgyeonggung meliputi:
- Myeongjeongjeon Hall, aula tertua yang masih bertahan di antara lima istana utama Seoul.
- Chundangji Pond, kolam kerajaan yang menjadi spot favorit saat bunga sakura bermekaran maupun ketika daun berubah warna pada musim gugur.
- Grand Greenhouse, rumah kaca bergaya Barat yang dibangun pada awal abad ke-20 dan masih menjadi salah satu bangunan ikonik di dalam kompleks istana.
- Area taman yang luas sehingga cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata sejarah dengan suasana lebih santai.
| Jam Buka Changgyeonggung |
|
| Harga Tiket | Dewasa (19–64 tahun): ₩1.000 (individu) / ₩800 (grup minimal 10 orang) |
| Gratis Masuk |
|
Wisatawan juga dapat menggunakan Royal Palace Pass seharga ₩10.000 yang berlaku selama 3 bulan untuk mengunjungi Gyeongbokgung, Changdeokgung (tidak termasuk Secret Garden), Changgyeonggung, Deoksugung, dan Jongmyo Shrine.
Baca juga: Contoh Hanbok yang Memenuhi Syarat untuk Wisata Gratis
5. Gyeonghuigung, Istana Cadangan Dinasti Joseon yang Tenang

Gyeonghuigung (경희궁) dibangun sekitar tahun 1617 sebagai istana cadangan (secondary palace) yang digunakan ketika raja tidak dapat menempati istana utama akibat keadaan tertentu, seperti kebakaran atau situasi darurat.
Pada masa kejayaannya, Gyeonghuigung memiliki ratusan bangunan dan menjadi salah satu kompleks kerajaan terbesar di Seoul. Namun, sebagian besar bangunan tersebut rusak atau dihancurkan selama masa pendudukan Jepang. Berbagai upaya restorasi kemudian dilakukan sehingga beberapa bangunan penting dapat dinikmati kembali oleh wisatawan.
Dibandingkan empat istana utama lainnya, suasana Gyeonghuigung relatif lebih sepi sehingga cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata sejarah tanpa keramaian. Beberapa area yang dapat dikunjungi antara lain:
- Sungjeongjeon Hall, aula utama hasil rekonstruksi.
- Halaman istana yang luas dengan arsitektur khas Dinasti Joseon.
- Area yang menghadap gedung-gedung modern Seoul sehingga menghasilkan perpaduan unik antara sejarah dan kota metropolitan.
- Lokasi yang berdekatan dengan Seoul Museum of History, sehingga mudah dikunjungi dalam satu perjalanan.
| Jam Buka Gyeonghuigung | Harga Tiket Gyeonghuigung |
| 09.00–18.00 | Gratis |
Kompleks Kerajaan Bersejarah Lain yang Layak Dikunjungi
Selain lima istana utama Dinasti Joseon, terdapat beberapa kompleks kerajaan bersejarah lain yang sering masuk dalam itinerary wisata budaya di Korea Selatan. Destinasi berikut melengkapi pengalaman mengenal sejarah kerajaan karena memiliki fungsi yang berbeda dari istana utama, mulai dari tempat penghormatan leluhur hingga istana sementara yang digunakan raja saat bepergian.
| Destinasi | Sejarah Singkat |
| Jongmyo Shrine | Kuil leluhur kerajaan Dinasti Joseon yang dibangun pada tahun 1394 untuk menyimpan tablet arwah raja dan ratu. Kompleks ini merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO dan masih menjadi lokasi penyelenggaraan Jongmyo Jerye, upacara penghormatan leluhur kerajaan yang diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda. Letaknya berdekatan dengan Changdeokgung sehingga sering dikunjungi dalam satu perjalanan. |
| Hwaseong Haenggung (Suwon) | Istana sementara yang dibangun pada akhir abad ke-18 oleh Raja Jeongjo sebagai tempat singgah ketika melakukan perjalanan ke luar ibu kota. Lokasinya berada di dalam kawasan Hwaseong Fortress yang juga berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO dan menjadi salah satu destinasi sejarah paling populer di Kota Suwon. |
| Destinasi | Jam Buka | Harga Tiket |
| Jongmyo Shrine | Menyesuaikan musim (umumnya 09.00–17.00/18.00). Tutup setiap Selasa atau mengikuti ketentuan hari libur nasional. | Dewasa ₩1.000 |
| Hwaseong Haenggung (Suwon) | Maret–Oktober 09.00–18.00; November–Februari 09.00–17.00 | Dewasa ₩2.000 |
Baca juga: Rekomendasi 5 Hanok Village Paling Populer di Korea
Jelajahi Istana Korea Bersama FX-Travelindo
Ingin melihat langsung kemegahan Gyeongbokgung, istana terbesar Dinasti Joseon yang menjadi ikon wisata sejarah Korea Selatan? Bersama FX-Travelindo, Anda dapat menikmati perjalanan yang lebih praktis tanpa perlu repot menyusun itinerary sendiri.
Kami menghadirkan paket tour Korea 6 hari dengan harga mulai Rp13,59 jutaan. Dalam perjalanan ini, Anda akan diajak mengunjungi Gyeongbokgung, salah satu istana Korea paling terkenal, sekaligus menikmati berbagai destinasi populer lainnya di Seoul. Keuntungan memilih paket tour Korea dari FX-Travelindo:
- Jadwal keberangkatan tersedia hingga Desember 2026.
- Bisa DP terlebih dahulu untuk mengamankan kursi keberangkatan.
- Fasilitas perjalanan lengkap, mulai dari akomodasi, transportasi, itinerary wisata, hingga pendamping perjalanan.
- Cocok untuk liburan keluarga, pasangan, maupun rombongan.
Hubungi tim FX-Travelindo sekarang juga dan wujudkan impian menjelajahi istana Korea serta berbagai destinasi terbaik di Negeri Ginseng dengan perjalanan yang nyaman, aman, dan berkesan.