Singapura merupakan salah satu negara maju yang berada di wilayah benua Asia Tenggara. Negara dengan semboyan “Majulah Singapura” memiliki sejarah imigrasi yang cukup panjang dengan jumlah penduduk sekitar 6 juta jiwa, yang terdiri dari suku Tionghoa, Melayu, India, Arab, berbagai keturunan Asia, dan Kaukasoid. Singapura secara resmi memperoleh kedaulatan pada 9 Agustus 1965 dengan Yusof bin Ishak sebagai presiden dan Lee Kuan Yew sebagai perdana menteri pertamanya.

Negara dengan luas wilayah sekitar 800 km2 ini berhasil masuk ke dalam kategori negara maju di dunia dengan memanfaatkan sektor industri dan jasa yang dimiliki. Singapura berada di jalur strategis yang menghubungkan perdagangan antara Asia dan Eropa. Jadi, tak perlu heran mengapa negara dengan luas yang kecil ini bisa menjadi salah satu negara yang maju di dunia.
Selain letaknya yang strategis, Singapura bisa menjadi negara maju karena memanfaatkan daerah negaranya menjadi tempat wisata bagi turis yang melintasi negara tersebut. Sehingga, Singapura juga dikenal akan berbagai tempat wisatanya. Berikut 10 tempat wisata di Singapura yang wajib kamu kunjungan
1. MERLION PARK

Merlion Park merupakan salah satu objek wisata utama dan ikon nasional Singapura yang terletak di One Fullerton, Singapura, berdekatan dengan Central Business District (CBD). Di Merlion Park terdapat dua patung bertubuh ikan dan berkepala singa, yaitu Patung Merlion asli dengan ukuran tinggi 8,6m yang menyemburkan air dari mulutnya, dan Patung Anak Merlion dengan ukuran tinggi sekitar 2m terletak di dekat patung asli. Merlion Park yang berada di pusat bisnis Singapura ini memiliki luas area sekitar 2.500 m2.
SEJARAH
Merlion Park pertama kali dirancang oleh Singapore Tourism Board (STB) pada tahun 1964 di dekat muara Sungai Singapura, dan resmi dibuka pada 15 September 1972 disertai upacara pemasangan patung yang diresmikan oleh Lee Kuan Yew (Perdana Menteri Singapura saat itu). Pembuatan Patung Merlion berlangsung dari November 1971 hingga Agustus 1972 yang dibuat oleh Lim Nang Seng, pematung asal Singapura. Pada 23 April 2002, Patung Merlion dipindahkan ke dermaga baru yang khusus dibangun di sisi lain Jembatan Esplanade yang bersebelahan dengan Hotel One Fullerton.
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Merlion Park tidak perlu khawatir, karena tidak dikenakan biaya tiket/apapun kecuali yang ingin membeli makanan/souvenir di toko-toko terdekat.
2. MARINA BAY SANDS

Marina Bay Sands merupakan pusat hiburan di Singapura yang menghadap ke Teluk Marina yang merupakan investasi tunggal termahal di dunia dengan biaya S$8 miliar (sekitar Rp 56 triliun), termasuk biaya lahannya.
Bangunan ini memiliki 2.561 kamar hotel, ruang pameran dan pertemuan seluas 120.000m², The Shoppes Mall dan ArtScience Museum, Sands Theatre dan Grand Theatre, tujuh restoran koki selebriti, dua paviliun mengambang, kasino dengan lebih dari 600 meja judi dan 1.500 mesin jakpot. Kompleks ini dinaungi Sands SkyPark sepanjang 340 meter dengan kapasitas 3.900 orang dan kolam renang tanpa batas (infinity edge) sepanjang 150m, yang merupakan ruang menggantung terbesar di dunia dengan kantilever sejauh 67 meter di menara utara (Tower 3).
SEJARAH
Marina Bay Sands dirancang oleh Arsitek Moshe Safdie, didampingi oleh biro arsitek lokal Aedas Singapore, dan teknik sipil oleh Arup dan Parsons Brinkerhoff (MEP), dengan kontraktor utama adalah SsangYong Engineering and Construction. Tempat wisata ini resmi dibuka dengan dua hari perayaan pada 23 Juni 2010 mulai pukul 15:18, termasuk kasino pada 27 April 2010 dengan penyelesaian yang belum sempurna. Sands Sky Park dibuka sehari kemudian pada 24 Juni 2010. Teater dibuka tepat pada waktunya dengan penampilan pertama yang diisi oleh Riverdance pada 30 November 2010.
Paviliun mengambang direncanakan selesai seluruhnya pada tahun 2011. Ski es dalam ruangan yang menggunakan es buatan dibuka dengan penampilan Michelle Kwan pada 18 Desember 2010. The ArtScience Museum dibuka untuk umum dengan pesta laser dan pertunjukan air selama 13 menit dengan judul Wonder Full pada 19 Februari 2011 menandai selesainya seluruh tempat wisata ini. Pembukaan akbar pada 17 Februari 2011 juga ditandai dengan akan dimulainya pertunjukan musik Broadway berjudul The Lion King yang dimulai pada 3 Maret 2011.
3. LITTLE INDIA

Little India (Bharat Nagar atau Hindustani Shehar) adalah sebuah enklave etnik yang terdiri dari sejumlah besar orang India di dalam masyarakat dimana kebanyakan orangnya bukanlah orang Asia Selatan atau dimana mayoritas dalam enklave tersebut adalah penduduk asli dari sebagian besar negara bagian utara negara India di sebuah masyarakat Asia Selatan yang tidak mengidentifikasikan dirinya sebagai orang India. Tempat tersebut juga merujuk kepada sebuah wilayah dengan konsentrasi toko-toko dan restoran-restoran Asia Selatan yang tinggi.
Orang yang berasal dari India berjumlah besar di kawasan-kawasan metropolitan di seluruh dunia, termasuk India Square di Jersey City, New Jersey, AS, yang dikenal sebagai Little Bombay, tempat konsentrasi tertinggi India Asia di Hemisfer Barat dan salah satu dari sekitar 24 enklave yang dikarakteristikkan sebagai Little India yang terdapat di Kawasan Metropolitan New York City, dengan populasi India metropolitan terbesar di luar Asia, seiring dengan imigrasi berskala besar dari India ke New York.
4. SINGAPORE NIGHT SAFARI

Night Safari adalah kunjungan ke kebun binatang di malam hari atau ke daerah yang lebih alami semacam satwa liar. Tempat ini dibangun dengan biaya S$63 juta, Night Safari secara resmi dibuka pada 26 Mei 1994 dan menempati 35 hektar (86 acre) hutan hujan sekunder yang berdekatan dengan Singapore Zoo dan Upper Seletar Reservoir. Istilah kebun binatang di malam hari pertama kali digunakan oleh Night Safari, Singapura, yang dibuka pada tahun 1994. Meskipun istilah ini pada umumnya hanya digunakan untuk sebutan kunjungan di kebun binatang atau sarana yang memungkinkan pengunjung untuk melihat hewan di dalam kandang atau yang dipagari. Istilah ini semakin berkembang yang meliputi melihat satwa liar di taman nasional dan daerah alam lainnya, seperti di Laos.
5. HELIX BRIDGE

Helix Bridge yang sebelumnya dikenal sebagai Double Helix Bridge adalah jembatan penyeberangan yang menghubungkan antara Marina Centre dengan Marina South di kawasan Marina Bay, Singapura. Jembatan ini dibuka secara resmi pada 24 april 2010 pukul 9 malam dengan kondisi pembangunan yang masih belum sempurna dikarenakan adanya konstruksi yang sedang berlangsung di Marina Bay. Dan pada 18 Juli 2010 baru dibuka secara keseluruhan. Bentuk jembatan ini sangat mirip dengan bentuk DNA manusia.
Para wisatawan yang ingin melihat keindahan tempat ini bisa berkunjung secara gratis tanpa dipungut biaya apapun. Tempat ini berlokasi di kawasan Marina Bay, yaitu berada diantara Suntec City Mall, Marina Bay, Marina Center, dan Singapore Flayer.
6. RAFFLES LANDING SITE

Raffles Landing Site adalah sebuah lokasi dimana dalam sejarah menyatakan tempat pertama mendaratnya Thomas Stamford Bingley Raffles pada 28 Januari 1819 yang merupakan pendiri negara Singapura. Raffles Landing Site terletak di Boat Quay, di dalam Civic District, area pusat kota, pusat bisnis Singapura. Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat ini tidak dikenakan biaya tiket masuk (gratis).
7. ORCHARD ROAD

Orchard Road yang mempunyai arti jalan kebun buah adalah sebuah jalan di Singapura yang merupakan pusat retail dan hiburan.
Jalan ini merupakan tempat yang menarik wisatawan. Sering juga disingkat sebagai Orchard saja. Pada pidato tahun 2005, perdana menteri Lee Hsien Loong mengatakan ia akan mendirikan lebih banyak bangunan landmark untuk menarik lebih banyak perhatian.
Pengembangan Orchard Road tahun 2009 menghabiskan dana 40 juta dolar Singapura (sekitar Rp.280 miliar waktu itu) untuk menambah lampu jalan, kotak tanaman, ruang hijau, pelapisan tempat pejalan kaki dan tempat bunga.
DARTAR PUSAT BELANJA
- DFS Galleria
- ION Orchard
- Ngee Ann City
- Wisma Atria
- Plaza Singapura
- Lucky Plaza
- Far East Plaza
- The Paragon
- Mandarin Gallery
- Orchard Central
- Dll
8. HARBOURFRONT CENTRE

HarbourFront Centre adalah sebuah mal dan terminal feri yang menghubungkan pelabuhan-pelabuhan Indonesia terdekat, beserta kota Batam dan Pulau Bintan. Mal tersebut berada di 1 Maritime Square, HarbourFront, Singapuura. Mal tersebut merupakan bagian dari sebuah pengembangan yang dikenal sebagai HarbourFront yang terhubung dengan VivoCity, mal terbesar di negara tersebut. Mal tersebut awalnya dikenal sebagai World Trade Centre, yang dibangun pada 1977, dan direnovasi pada permulaan Januari 2000 dengan terhubung dengan Stasiun MRT HarbourFront, dan dibuka kembali pada 20 Juni 2003, pada waktu yang sama dengan Stasiun MRT HarbourFront.
HarbourFront Centre terhubung langsung dengan Stasiun MRT HarbourFront dari MRT Singapura, Jalur Lingkar dan Pusat Pesiar Singapura yang sedang dibangun. Pemberhentian Bus HarbourFront berseberangan langsung dengan Jalan Telok Blangah. Pada bagian barat HarbourFront Centre, terdapat HarbourFront Tower 1, HarbourFront Tower 2 dan Keppel Bay Tower; semuanya adalah bangunan kantor. Stasiun Gerbong Kabel Sentosa berada di HarbourFront Tower 2. Seluruh gedung terhubung dengan HarbourFront Centre.
HarbourFront Centre berisi gerai-gerai seperti KFC, The Body Shop, Mothercare, Gymboree Play & Music, Kumon Learning Centre, Chef’s Noodle, Pizza Hut, DMK, Hang Ten, Triumph, Glitter Glam, Yishion, POA, GOLDLION, DBS, OCBC, Sakae Sushi, BreadTalk, McDonald’s, Food Junction, Taste Original (makanan organik), Bottles & Bottles Harry’s Bar, Subway, Cold Storage, Eu Yan Sang TCM, Unity Denticare, Raffles Medical Group, Guardian Pharmacy, Cheers, Watsons, True Fitness, Bikram Yoga dan lain-lain.
Untuk pengeluaran biaya pun tergantung kepada keinginan wisatawan untuk mendatangi gerai mana yang ingin dikunjungi dan tergantung terhadap banyaknya barang belanjaan yang dibeli oleh masing-masing wisatawan.
9. BUDDHA TOOTH RELIC TEMPLE AND MUSEUM

Buddha Tooth Relic Temple and Museum adalah kuil dan museum Buddha berbentuk kompleks yang terletak di distrik Chinatown Singapura. Para biarawan dan umat vihara secara resmi mempraktekkan Buddhisme Tiongkok.
SEJARAH
Shi Fa Zhao yang merupakan presiden dan juga kepala biara pada saat itu diminta oleh Singapore Tourism Board (STB) untuk membangun kuil yang saat ini disebut Buddha Tooth Relic Temple and Museum. STB meminta agar bangunan yang dibuat memiliki nilai tradisional dan juga dilengkapi dengan fasilitas untuk pengadaan acara bagi penduduk lokal maupun wisatawan.
Candi ini telah melalui total sembilan proposal sebelum desainnya selesai. Kepala biara menolak desain yang terlalu ‘kontemporer’, oleh karena itu, dianggap tidak pada tempatnya di lanskap Chinatown. Ia juga menolak desain dengan tipologi China Selatan, yaitu gaya yang diadopsi oleh kuil-kuil yang memiliki sejarah panjang di Chinatown. Dengan demikian, sebuah kuil dengan arsitektur Cina Selatan akan menjadi cerminan otentik dari sejarah migran Singapura. Desain candi memiliki gaya Cina Utara dengan pengaruh kuat dari gaya arsitektur Buddha Cina Dinasti Tang.
Shi Fa Zhao juga merupakan pendiri Metta Welfare Association, sebuah organisasi kesejahteraan sukarela nirlaba (VWO) yang menyediakan pendidikan khusus, layanan kesejahteraan, komunitas dan perawatan medis bagi penyandang disabilitas intelektual, lanjut usia, dan penyakit parah di masyarakat.
Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi tempat ini tidak akan dikenakan biaya tiket masuk. Kalian hanya perlu menggunakan pakaian yang sopan dan juga menjaga sikap selama berada di tempat wisata.
10. GARDENS BY THE BAY

Gardens by the Bay adalah sebuah taman alam perkotaan seluas 110 hektar (270 acre) di dalam distrik Marina Bay di Central Region Singapura, berdekatan dengan Marina Reservoir. Taman ini terdiri dari tiga taman tepi laut : Bay South Garden (di Marina South), Bay East Garden (di Marina East) dan Bay Central Garden (di Downtown Core dan Kallang). Taman terluas adalah Bay South Garden dengan luas 54 hektar (130 acre) yang dirancang oleh Grant Associates. Flower Dome-nya adalah rumah kaca kaca terbesar di dunia.
Gardens by the Bay was part of the nation’s plans to transform its “Garden City” to a “City in a Garden”, with the aim of raising the quality of life by enhancing greenery and flora in the city. First announced by Prime Minister Lee Hsien Loong at Singapore’s National Day Rally in 2005, Gardens by the Bay was intended to be Singapore’s premier urban outdoor recreation space and a national icon.
Menjadi objek wisata populer di Singapura, taman ini menerima 6,4 juta pengunjung pada tahun 2014, sementara mencapai angka 20 juta pengunjung pada November 2015 dan lebih dari 50 juta pada 2018.
11. SINGAPORE FLYER

Singapore Flyer adalah roda observasi raksasa di Downtown Core, Singapura yang dibuka secara resmi pada tanggal 15 April 2008, dengan konstruksi yang memakan waktu sekitar 2½ tahun. Singapore Flyer memiliki 28 kapsul ber-AC, masing-masing mampu menampung 28 penumpang, dan menggabungkan bangunan terminal tiga lantai. Singapore Flyer memiliki tinggi keseluruhan 165 meter (541 kaki) dan merupakan kincir ria tertinggi di dunia hingga High Roller 167,6 m (550 kaki), yang 2,6 m (9 kaki) lebih tinggi dari Flyer, dibuka di Las Vegas Strip di Nevada, AS, pada 31 Maret 2014.
12. BUGIS STREET, SINGAPORE

Bugis (Kampong Bugis dalam bahasa Melayu) adalah sebuah kawasan di Singapura yang meliputi Bugis Street yang sekarang berada di dalam pusat perbelanjaan Bugis Junction. Bugis Street terkenal secara internasional dari 1950-an hingga 1980-an karena pertemuan malam para waria, sebuah fenomena yang menjadikannya salah satu tujuan paling terkenal di Singapura bagi pengunjung asing pada periode itu.
Pada pertengahan 1980-an, Bugis Street mengalami pembangunan kembali kota besar menjadi kompleks ritel pusat perbelanjaan modern, restoran, dan tempat hiburan malam yang bercampur dengan pedagang kaki lima di gang belakang yang diatur. Penggalian bawah tanah untuk membangun stasiun MRT Bugis sebelumnya juga menyebabkan pergolakan dan penghentian budaya bazaar seks transgender malam, menandai berakhirnya era yang penuh warna dan unik dalam sejarah Singapura.
Saat ini, Jalan Bugis yang asli menjadi jalan berbatu yang relatif lebar yang diapit di antara gedung-gedung kompleks perbelanjaan Bugis Junction. Di sisi lain, jalur yang saat ini disebut-sebut sebagai “Jalan Bugis” oleh Badan Promosi Turis Singapura sebenarnya dikembangkan dari Jalan Bugis Baru, sebelumnya Jalan Albert, dan disebut sebagai “lokasi belanja jalanan terbesar di Singapura”. Upaya Singapore Tourist Promotion Board untuk mengembalikan suasana eksotik sebelumnya tidak berhasil. Meskipun jalan ini sekarang bukan tujuan wisata yang terkenal, jalan ini sering dikunjungi oleh banyak orang Singapura.
13. LAU PA SAT

Lau Pa Sat juga dikenal sebagai Pasar Telok Ayer adalah sebuah bangunan bersejarah yang terletak di dalam Pusat Kota di Area Pusat Singapura. Tempat ini pertama kali dibangun pada tahun 1824 sebagai pasar ikan di tepi pantai yang melayani orang-orang awal kolonial Singapura dan dibangun kembali pada tahun 1838. Kemudian direlokasi dan dibangun kembali di lokasi yang sekarang pada tahun 1894. Saat ini merupakan tempat yang dijadikan food court dengan kios-kios yang menjual berbagai macam makanan setempat.
Pasar ini tetap menjadi salah satu struktur Victoria tertua di Asia Tenggara dan salah satu struktur pertama yang dibangun dengan besi cor pra-fabrikasi di Asia. Lau Pa Sat juga satu-satunya pasar yang tersisa yang melayani penduduk di distrik pusat Singapura awal. Perincian pengeluaran biaya tergantung berdasarkan pengeluaran masing-masing wisatawan.
14. SENTOSA ISLAND

Pulau Sentosa, yang dikenal secara mononim sebagai Sentosa, adalah sebuah pulau yang terletak di lepas pantai selatan pulau utama Singapura. Pulau ini dipisahkan dari pulau utama Singapura oleh saluran air, Pelabuhan Keppel, dan berbatasan dengan Pulau Brani, sebuah pulau kecil yang terjepit di antara Sentosa dan pulau utama.
Dulunya digunakan sebagai pangkalan militer Inggris dan kemudian sebagai kamp tawanan perang Jepang, pulau ini berganti nama menjadi Sentosa dan direncanakan menjadi tujuan wisata populer. Sekarang menjadi rumah bagi resor populer yang menerima lebih dari dua puluh juta pengunjung per tahun.
Atraksi termasuk pantai terlindung sepanjang 2 km (1,2 mil), Madame Tussauds Singapura, jaringan Kereta Gantung yang luas, Fort Siloso, dua lapangan golf, 14 hotel dan Resorts World Sentosa, yang menampilkan taman hiburan Universal Studios Singapore dan salah satu taman hiburan Singapura. dua kasino, yang lainnya di Marina Bay Sands.
Sentosa juga dikenal luas sebagai lokasi KTT Singapura Korea Utara–Amerika Serikat 2018, di mana Ketua Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump bertemu di Hotel Capella yang terletak di pulau itu. Ini adalah pertemuan pertama antara para pemimpin Korea Utara dan Amerika Serikat.