1. A FAMOSA

Berlokasi di bawah Bukit St. Paul, A Famosa adalah benteng Portugis di Melaka. Arti dari famosa adalah terkenal. Benteng tersebut merupakan benteng berarsitektur Eropa tertua di Asia. Dan, sampai terbitnya tulisan ini cuman tersisa gerbang bernama Porta de Santiago yang merupakan bagian dari A Famosa.
Apa yang dapat dilihat? Di sini, dapat melihat beberapa meriam yang ada. Meskipun cuman dapat melihat sisa bangunan dari Benteng A Famosa dan beberapa meriam, tapi ketika bertandang ke Malaka harus berkunjung ke sini. Se-nggak-nya untuk mendapatkan foto instagramable.
2. CHURCH OF ST. FRANCIS XAVIER

Gereja yang dibangun pada tahun 1849 ini terletak di satu sisi Sungai Melaka. Dibangun untuk mengenang jasa Santo Fransiskus Xavier di Melaka. Yang kala itu sebagai misionaris Katolik yang ditugaskan oleh John III, Raja Portugal pada waktu itu. Gereja St. Francis Xavier pernah mengalami renovasi pada tahun 1963 untuk menggantikan beberapa bagian bangunan yang nggak utuh.
Meskipun usia Gereja St. Francis Xavier sudah tua, tapi masih digunakan untuk ibadah oleh umat Katolik. Gereja ini juga memiliki sekolah berusia tua juga dan bahkan menjadi sekolah tertua / pertama di Semenanjung Malaya.
3. SMALL ALLEYS DI SEKITAR JONKER STREET

Di gang-gang kecil sekitaran Jonker Street ada banyak bangunan khas Melaka dengan seni jalanan di beberapa sudut. Ya, Melaka juga populer dengan lukisan jalanannya. Uniknya, lukisannya nggak berada di tempat yang ramai, tetapi di dinding rumah orang. Cocok banget untuk latar foto yang instagramable.
Seni jalanan yang ada pada dinding rumah di Melaka juga dapat terlihat sepanjang Sungai Melaka ketika menyeberanginya menggunakan Melaka River Cruise.
4. JONKER WALK ATAU JONKER STREET

Ketika mengunjungi Melaka pada akhir pekan, harus mengunjungi Jonker Walk. Kawasan tersebut akan sangat ramai dikunjungi wisatawan dan penduduk setempat. Dan pastinya, akan dipenuhi oleh para pedagang kaki lima yang menjual makanan, suvenir dan lainnya. Itu khusus pada hari Sabtu dan Minggu malam.
Jika beruntung, juga dapat melihat pertunjukan di atas panggung. Bahkan, siang hari Jonker Walk juga ramai. Karena, merupakan pusat wisata di Melaka. Lokasinya yang dekat dengan Red Square, cuman perlu menyeberangi Sungai Melaka dari Red Square.
5. KUIL CHENG HOON TENG

Kuil Cheng Hoon Teng yang terletak di Jl. Tokong No. 25, Kota Melaka adalah kuil tertua di Malaysia yang masih berfungsi. Arti dari nama kuil tersebut adalah Kuil Awan Hijau. Di tempat tersebut dipraktikkan 3 sistem doktrin, yaitu Buddha, Konfusianisme serta Taoisme.
Pada tahun 2003, Cheng Hoon Teng dianugerahi penghargaan dari UNESCO untuk restorasi arsitektur yang luar biasa.
6. MARITIME MUSEUM

Melaka memiliki banyak museum. Salah satu museum paling populer yang harus dikunjungi adalah Maritime Museum atau Museum Sumudera. Museum tersebut berbentuk kapal Flor de La Mar yang sangat besar. Di dalamnya, tersimpan berbagai artefak dan dokumentasi sejarah kemaritiman serta perdagangan di Melaka sejak abad ke-15.
7. MASJID SELAT MELAKA

Masjid ini sangat unik! Lokasinya berada di atas Selat Melaka. Jika dilihat, masjid ini seolah mengambang. Arsitektur bangunannya adalah perpaduan gaya Timur Tengah dan Melayu. Untuk biaya pembangunannya diperkirakan mencapai RM 10 juta.
Masjid Selat Melaka dapat menampung sampai 2000 jamaah. Dan istimewanya, masjid tersebut juga terbuka untuk wisatawan non-Muslim yang ingin melihat keindahannya.
8. MELAKA ZOO

Kebun Binatang Melaka adalah taman zoologi seluas 22 ha. Lebih dari 1.200 hewan dari 215 spesies yang ditemukan di Afrika dan Asia Tenggara dapat dijumpai di sini. Dibangun pada tahun 1963, awalnya dikelola oleh Pemerintah Negara Bagian Melaka. Tetapi, pada tahun 1979 pengelolaan Kebun Binatang Melaka diambil alih oleh Departemen Satwa dan Taman Nasional Malaysia.
Daya tarik utama Kebun Binatang Melaka adalah Badak Sumatera, Gaur / Bison India / Seladang, Harimau, Kijang dan Rusa. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah di pagi hari ketika hewan-hewan sedang menunggu makanan. Setelah makan, hewan akan menghabiskan waktu untuk istirahat atau tidur.
Kebun Binatang Melaka juga menyelenggarakan safari malam setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Tujuan utama dari safari malam, supaya pengunjung melihat kehidupan malam hari para binatang. Kegiatan tersebut dilakukan antara jam 8:00 sampai jam 11:30 malam. Untuk jumlah pengunjung, Melaka Zoo mencapai 400.000 orang /per tahunnya.
9. MENARA TAMING SARI

Datang saja ke Menara Taming Sari jika ingin melihat Melaka dari ketinggian 80 meter. Sebenarnya, tinggi maksimum menara tersebut adalah 110 meter. Untuk satu kali angkatan naik ke atas, ruang observasi bisa memuat sampai 66 orang. Dan, ruang observasinya bisa berputar 360 derajat.
Dibuka secara resmi pada 18 April 2008, menghabiskan biaya RM 24 juta. Menara Taming Sari buka mulai pukul 10.00 pagi sampai 10.00 malam.