
Bagi Anda yang belum pernah ke China, pertanyaan apakah China aman dikunjungi tentu wajar muncul sebelum mulai merencanakan perjalanan. Apalagi, China memiliki kota-kota besar yang sangat padat, kawasan wisata populer, serta aturan lokal yang mungkin berbeda dari Indonesia.
Namun, rasa khawatir tidak berarti Anda harus langsung mencoret China dari daftar liburan. Wisatawan tetap dapat menikmati perjalanan dengan nyaman selama memahami situasi di lapangan dan tahu hal-hal apa yang perlu diperhatikan sejak awal.
Baca juga: Wisata Ter-Ekstrim di China
Apakah China Aman Dikunjungi untuk Liburan?
China aman dan nyaman dikunjungi untuk liburan dengan menerapkan kewaspadaan yang wajar. Panduan perjalanan terbaru menyebut sebagian besar pengunjung menganggap China sebagai destinasi yang aman, sementara kejahatan serius terhadap warga asing relatif jarang. Meski demikian, pencurian dan berbagai bentuk penipuan tetap dapat terjadi, terutama di tempat ramai dan kawasan wisata.
Jadi, apakah China aman dikunjungi? Jawabannya adalah aman, tetapi bukan berarti wisatawan boleh lengah. Keamanan selama perjalanan tetap bergantung pada kebiasaan sederhana seperti menjaga barang, berhati-hati ketika menerima tawaran dari orang asing, dan menggunakan layanan yang jelas.
Ada satu hal lain yang perlu mendapat perhatian lebih: aturan hukum setempat. China menerapkan ketentuan yang cukup ketat terkait ketertiban umum dan keamanan nasional. Wisatawan yang datang untuk berlibur sebaiknya tidak terlibat dalam demonstrasi, menghindari area terlarang, serta menghormati pembatasan yang diberlakukan petugas.
Dengan memahami batasannya, Anda tidak perlu berlibur dalam keadaan waswas. Justru, mengetahui risiko sejak awal membuat Anda lebih mudah mengambil keputusan ketika berada di lapangan.
Baca juga: Aturan Membawa Rokok ke China
Apa yang Wajib Diwaspadai Saat Liburan di China?
Apabila Anda baru pertama kali akan liburan ke China, terdapat beberapa hal yang perlu diwaspadai. Berikut penjelasannya!
1. Pencopetan di Tempat Ramai

Kejahatan serius terhadap wisatawan asing di China tergolong relatif jarang, tetapi pencurian kecil tetap dapat terjadi. Tempat wisata populer, kawasan yang padat, dan area transportasi merupakan lokasi yang sebaiknya membuat Anda lebih memperhatikan barang bawaan.
Simpan ponsel, dompet, dan paspor di tempat yang tertutup dan sulit dijangkau ketika berkunjung ke tempat ramai di China. Jangan meletakkan barang berharga begitu saja ketika sedang mengambil foto atau berpindah tempat.
2. Penipuan kepada Wisatawan

Salah satu modus yang secara khusus diperingatkan dalam panduan perjalanan adalah tea-tasting scam dan massage scam. Pelaku biasanya mengajak wisatawan secara ramah untuk minum teh, pergi ke bar, atau mendapatkan layanan pijat. Setelah tiba, wisatawan dapat dikenai tagihan yang sangat mahal. Dalam beberapa kasus, situasinya bahkan dapat berkembang menjadi intimidasi atau penipuan kartu.
Oleh karena itu, jangan mudah mengikuti orang yang baru dikenal hanya karena menawarkan pengalaman lokal secara spontan.
3. QR Code Phishing

QR code memang sangat umum digunakan dalam aktivitas sehari-hari di China. Namun, wisatawan tetap perlu berhati-hati terhadap QR code yang diberikan oleh sumber tidak dikenal karena terdapat risiko QR phishing.
Prinsipnya sederhana: jangan memindai kode hanya karena seseorang menyuruh Anda melakukannya.
4. Minuman dan Barang Pribadi

Kasus serangan pribadi atau drink spiking disebut jarang, tetapi tetap dapat terjadi. Jangan meninggalkan minuman tanpa pengawasan dan hindari menerima minuman dari orang yang baru dikenal.
Hal yang sama berlaku untuk tas dan dokumen perjalanan. Jangan meninggalkannya tanpa pengawasan, terutama ketika berada di tempat umum.
5. Taksi Tidak Resmi

Untuk perjalanan di dalam kota, hindari kendaraan yang tidak jelas identitas atau izinnya. Panduan perjalanan juga mengingatkan adanya risiko penipuan, perampokan, dan serangan seksual yang berkaitan dengan taksi tidak berizin.
Jika menggunakan taksi, pilih layanan resmi dan pastikan tarif menggunakan meter jika memang berlaku.
Baca juga: Barang yang Dilarang Masuk ke Negara China
Apakah Ada Aturan China yang Perlu Diperhatikan Wisatawan?
Mengetahui apakah China aman dikunjungi saja belum cukup. Wisatawan juga perlu memahami beberapa aturan dasar agar tidak menghadapi masalah yang sebenarnya bisa dihindari.
- Hindari demonstrasi dan kerumunan politik. Otoritas China menerapkan aturan ketertiban umum secara ketat, dan warga asing yang terlibat dalam demonstrasi dapat menghadapi konsekuensi hukum.
- Jangan sembarangan memotret fasilitas sensitif. Fasilitas militer dan sejumlah area tertentu dapat memiliki pembatasan fotografi. Jika terdapat tanda larangan atau petugas meminta Anda berhenti mengambil gambar, ikuti instruksinya.
- Bawa paspor sesuai ketentuan. Pemeriksaan identitas dapat dilakukan secara acak, dan panduan perjalanan Inggris menyebut salinan cetak tidak selalu diterima sebagai pengganti paspor asli.
- Jangan menganggap aturan di Indonesia otomatis berlaku di China. Hukum mengenai keamanan nasional memiliki cakupan luas dan dapat diterapkan terhadap warga asing. Oleh karena itu, hindari aktivitas yang berkaitan dengan area, informasi, atau kegiatan sensitif.
- Jangan membawa atau menggunakan narkotika. China menerapkan hukuman yang sangat berat untuk pelanggaran narkotika, termasuk hukuman penjara panjang dan dalam kasus tertentu hukuman mati.
Bagi wisatawan yang datang murni untuk liburan, inti dari aturan tersebut sebenarnya cukup sederhana: hormati hukum setempat, ikuti arahan petugas, dan jangan mencoba memasuki atau memotret area yang jelas-jelas dibatasi.
Baca juga: Masa Berlaku Visa Liburan ke China
Tips Aman Liburan ke China untuk First-Timer
Setelah mengetahui risikonya, Anda bisa membuat perjalanan lebih tenang dengan beberapa kebiasaan berikut:
- Simpan paspor, uang, kartu, dan ponsel di tempat yang aman ketika berada di kerumunan.
- Gunakan tas yang tertutup rapat dan jangan memamerkan barang berharga secara berlebihan.
- Tolak ajakan spontan dari orang asing yang ingin membawa Anda ke tempat tertentu, terutama untuk minum teh, bar, atau pijat.
- Jangan memindai QR code yang sumbernya tidak jelas.
- Jangan meninggalkan minuman tanpa pengawasan.
- Gunakan taksi atau layanan transportasi yang resmi dan dapat dikenali.
- Patuhi rambu, pagar pembatas, serta instruksi petugas di objek wisata.
- Hindari demonstrasi dan kerumunan politik.
- Simpan salinan dokumen perjalanan sebagai cadangan, tetapi tetap bawa dokumen asli sesuai ketentuan.
- Catat kontak hotel, pendamping perjalanan, serta nomor darurat setempat sebelum beraktivitas sendiri.
Nomor darurat yang berlaku di China juga sebaiknya disimpan: 110 untuk polisi, 119 untuk pemadam kebakaran, dan 120 untuk ambulans.
Pada akhirnya, Anda tidak perlu memperlakukan setiap orang asing sebagai ancaman. Kuncinya adalah mengenali situasi yang tidak wajar, tidak mudah menerima tawaran yang mencurigakan, serta tetap memperhatikan lingkungan sekitar.
Baca juga: Kota-Kota Terdingin di China
Pilih Paket Tour China yang Nyaman untuk Perjalanan Pertama
Jika Anda masih mencari jawaban apakah China aman dikunjungi karena belum pernah bepergian ke sana, perjalanan yang terorganisir dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin lebih praktis. Dengan kebutuhan perjalanan yang sudah disiapkan, Anda bisa lebih fokus menikmati destinasi tanpa harus mengatur seluruh perjalanan sendiri.
FX-Travelindo menyediakan pilihan paket tour China dengan fasilitas lengkap dan opsi pembayaran DP:
| Paket Tour | Harga Mulai |
| Chongqing – Fenghuang – Zhangjiajie | Rp12,99 jutaan |
| Beijing – Shanghai | Rp12,99 jutaan |
| Chengdu | Rp11,59 jutaan |
| Harbin | Rp21,99 jutaan |
Pilihan tersebut memberikan alternatif destinasi dengan karakter perjalanan yang berbeda. Anda dapat memilih paket sesuai tujuan dan waktu perjalanan, lalu mempersiapkan kebutuhan sebelum keberangkatan agar liburan di China terasa lebih nyaman dan terorganisir.