Hotline : 081290977978 – 081910071006 – 081717129377 – 081717129366

Panduan Liburan ke Beijing – Kuliner, Wisata & Tips

Liburan ke Beijing

Panduan liburan ke Beijing ini penting dipahami sebelum berangkat, terutama bagi wisatawan pertama kali yang belum familiar dengan budaya dan sistem di China. Beijing menawarkan pengalaman wisata yang lengkap, mulai dari kuliner khas hingga destinasi bersejarah yang ikonik.

Namun, ada beberapa hal yang cukup berbeda dibandingkan liburan ke negara lain di Asia. Sistem pembayaran cashless, transportasi yang luas, hingga kendala bahasa sering menjadi tantangan tersendiri.

Melalui panduan ini, Anda akan mendapatkan gambaran lengkap mulai dari makanan yang wajib dicoba, tempat wisata populer, hingga tips penting agar perjalanan ke Beijing lebih nyaman.

Kuliner Khas Beijing yang Wajib Dicoba Turis

Beijing dikenal dengan ragam kulinernya yang khas dan autentik. Banyak makanan di Beijing yang sudah terkenal hingga ke mancanegara dan menjadi daya tarik utama wisatawan. Menjelajahi kuliner lokal bukan hanya soal rasa, tetapi juga pengalaman budaya yang unik. Berikut beberapa makanan yang wajib Anda coba saat liburan ke Beijing.

1. Peking Duck (Bebek Panggang Khas Beijing)

Peking duck merupakan salah satu makanan khas Beijing yang paling terkenal dan sering menjadi incaran wisatawan. Daging bebek dipanggang dengan teknik khusus hingga kulitnya renyah dan bagian dalamnya tetap lembut. Penyajiannya biasanya lengkap dengan saus manis dan kulit tipis sebagai pembungkus.

Cara menikmati Peking duck cukup unik karena dimakan seperti pancake kecil dengan isian daging dan saus. Rasanya gurih dengan sentuhan manis yang cukup cocok di lidah orang Indonesia. Menu ini mudah ditemukan di berbagai restoran, terutama di area wisata populer. Menu ini dibanderol dengan harga ¥180–¥250 per ekor (Rp400.000–Rp540.000) per ekor.

2. Jiaozi (Dumpling Khas China)

Jiaozi adalah dumpling khas China yang sangat populer di Beijing dan sering dijadikan menu sehari-hari. Isinya bisa berupa daging atau sayuran dengan rasa gurih yang cukup kuat. Teksturnya lembut dan biasanya disajikan hangat dengan saus cuka.

Bagi wisatawan, jiaozi termasuk makanan yang aman untuk dicoba karena rasanya tidak terlalu ekstrem. Harganya juga relatif terjangkau dan mudah ditemukan di banyak tempat makan. Menu ini menjadi pilihan praktis saat ingin makan cepat dan mengenyangkan. Untuk menu ini, harganya cukup terjangkau yaitu ¥20–¥80 (± Rp50.000–Rp175.000) per porsi isi 8–12 dumpling.

3. Zhajiangmian (Mie Saus Kedelai)

Zhajiangmian merupakan mie khas Beijing yang disajikan dengan saus kedelai hitam kental. Rasanya cukup kuat dengan perpaduan asin dan gurih yang khas. Biasanya ditambah topping sayuran segar dan daging cincang.

Menu ini cukup populer sebagai makanan siang karena porsinya besar dan mengenyangkan. Bagi wisatawan, zhajiangmian memberikan pengalaman rasa yang berbeda dari mie pada umumnya. Cocok untuk Anda yang ingin mencoba kuliner lokal yang autentik. Harga menu ini berbeda untuk setiap tempat dan setiap porsi, yaitu kisaran ¥25–¥80 (± Rp55.000–Rp175.000) per mangkuk.

4. Tanghulu (Manisan Buah Tusuk)

Tanghulu adalah jajanan khas Beijing berupa buah yang dilapisi gula keras di bagian luar. Sensasi manis dan renyah membuat camilan ini cukup digemari wisatawan. Biasanya menggunakan buah seperti stroberi atau hawthorn.

Jajanan ini mudah ditemukan di kawasan wisata dan pasar malam. Selain rasanya menarik, tampilannya juga cukup ikonik untuk dijadikan foto. Tanghulu cocok dinikmati saat berjalan santai menjelajahi kota bahkan harganya juga terjangkau, yaitu ¥10–¥25 per tusuk (± Rp22.000–Rp55.000).

5. Hot Pot (Shabu-Shabu Ala China)

Hot pot adalah hidangan rebusan yang sangat populer di China, termasuk di Beijing. Pengunjung bisa memasak sendiri berbagai bahan seperti daging, sayur, dan seafood dalam kuah panas. Rasanya bisa disesuaikan dengan pilihan saus.

Makanan ini cocok dinikmati bersama teman atau keluarga karena porsinya cukup besar. Selain mengenyangkan, pengalaman makan hot pot juga terasa lebih interaktif. Menu ini menjadi salah satu kuliner favorit wisatawan saat cuaca dingin. Untuk menu ini sedikit pricey tergantung kualitas bahannya, yaitu sekitar ¥80–¥250 per orang (± Rp175.000–Rp550.000).

Baca juga: Makanan Khas China Lainnya yang Wajib Dicoba

Tempat Wisata Populer yang Selalu Ramai Turis

Beijing memiliki banyak destinasi wisata yang terkenal di dunia. Mulai dari bangunan bersejarah hingga area modern, semuanya menawarkan pengalaman yang berbeda bagi wisatawan. Jika Anda pertama kali ke Beijing, ada beberapa tempat yang hampir selalu masuk dalam itinerary. Berikut daftar wisata yang paling sering dikunjungi turis.

1. Great Wall of China

Liburan ke Beijing

Great Wall merupakan salah satu ikon wisata dunia yang wajib dikunjungi saat ke Beijing. Tembok raksasa ini memiliki nilai sejarah tinggi dan pemandangan yang sangat memukau. Banyak wisatawan datang untuk melihat langsung keajaiban arsitektur ini.

Harga tiket berkisar ¥40–¥80 tergantung lokasi yang dikunjungi. Disarankan datang lebih pagi agar tidak terlalu ramai dan cuaca masih nyaman. Persiapkan fisik karena jalur yang dilalui cukup menanjak.

2. Forbidden City

Liburan ke Beijing

Forbidden City adalah kompleks istana kekaisaran yang sangat luas dan penuh nilai sejarah. Arsitekturnya megah dengan desain khas China yang ikonik. Tempat ini sering menjadi destinasi utama wisata budaya.

Tiket masuk sekitar ¥260 untuk dewasa, gratis untuk anak-anak di bawah 6 tahun, dan area yang harus dijelajahi cukup besar. Wisatawan biasanya menghabiskan waktu beberapa jam untuk berkeliling. Tempat ini cocok untuk Anda yang suka sejarah dan fotografi.

3. Temple of Heaven

Liburan ke Beijing

Temple of Heaven dikenal dengan arsitekturnya yang unik dan suasana yang lebih tenang. Tempat ini dulunya digunakan sebagai lokasi upacara keagamaan oleh kaisar. Kini menjadi destinasi wisata yang cukup populer.

Harga tiket sekitar ¥7,5–¥34 dengan area taman yang luas dan nyaman. Banyak wisatawan datang untuk bersantai sambil menikmati suasana lokal. Tempat ini cocok untuk wisata ringan di tengah perjalanan.

4. Tiananmen Square

Liburan ke Beijing

Tiananmen Square adalah salah satu alun-alun terbesar di dunia yang berada di pusat Beijing. Tempat ini memiliki nilai sejarah dan politik yang sangat penting bagi China. Area ini juga menjadi salah satu landmark terkenal.

Wisatawan biasanya datang untuk berfoto dan menikmati suasana sekitar. Lokasinya sangat strategis karena dekat dengan Forbidden City. Tempat ini cocok dikunjungi saat pagi atau sore hari. Harga tiketnya juga gratis, namun Anda diwajibkan untuk reservasi online terlebih dahulu sebelum berkunjung.

5. Wangfujing Street (Pusat Belanja & Kuliner)

Liburan ke Beijing

Wangfujing adalah kawasan belanja terkenal yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Di sini tersedia berbagai toko, mall, dan juga street food khas Beijing.

Tempat ini paling hidup saat malam hari dengan suasana yang meriah. Banyak wisatawan datang untuk berburu oleh-oleh sekaligus mencoba jajanan unik. Tempat ini menjadi tempat yang pas untuk menutup hari.

Baca juga: Wisata di Shanghai yang Wajib Dikunjungi

Transportasi di Beijing dan Cara Menggunakannya

Transportasi di Beijing tergolong sangat maju dan terintegrasi dengan baik. Wisatawan bisa memilih berbagai moda transportasi sesuai kebutuhan dan budget selama liburan. Memahami cara menggunakan transportasi di Beijing akan sangat membantu agar perjalanan lebih efisien. Berikut beberapa pilihan yang paling umum digunakan turis.

  1. Subway Beijing (Transportasi Utama Turis): Bisa menjangkau hampir semua tempat wisata. Harga tiket berkisar ¥3–¥35 tergantung jarak, dibeli melalui mesin otomatis di stasiun dan digunakan dengan cara memindai tiket saat masuk gate. Transportasi ini cepat dan murah, namun sering ramai pada jam sibuk. 
  2. Bus Kota (Murah tapi Perlu Adaptasi): Tarif hanya ¥2–¥6 per perjalanan. Meski hemat, penggunaannya cukup menantang bagi turis karena sebagian besar informasi di halte dan rute menggunakan bahasa Mandarin. Pembayaran bisa dilakukan dengan kartu atau uang tunai langsung saat naik bus. 
  3. Taksi dan Ride-Hailing (Lebih Fleksibel): Tarif awal berkisar ¥14–¥20, dengan pemesanan bisa dilakukan langsung di jalan atau melalui aplikasi seperti Didi. Transporrtasi ini praktis dan menawarkan kenyamanan lebih dibanding transportasi umum, meski biayanya bisa lebih mahal saat jam sibuk atau jarak jauh. 

Baca juga: SIM Card yang Wajib Dipakai saat ke China

Hal Penting yang Perlu Diketahui Sebelum ke Beijing

  1. Sistem pembayaran di China didominasi cashless, jadi wisatawan perlu menyiapkan metode pembayaran digital sebelum berangkat.
  2. Tidak semua tempat menerima uang tunai, terutama di kota besar seperti Beijing.
  3. Kendala bahasa cukup umum karena tidak semua orang menggunakan bahasa Inggris.
  4. Beberapa aplikasi internasional tidak bisa diakses tanpa bantuan VPN.
  5. Perbedaan budaya dan aturan lokal perlu dipahami agar tetap nyaman selama liburan.

Baca juga: Oleh-Oleh dari China dan Kisaran Harganya

Liburan ke Beijing Lebih Nyaman Tanpa Ribet

Panduan liburan ke Beijing ini menunjukkan bahwa ada banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum berangkat. Mulai dari kuliner, transportasi, hingga sistem pembayaran, semuanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Jika ingin lebih praktis tanpa harus mengatur semuanya sendiri, menggunakan paket tour dari FX-Travelindo bisa menjadi pilihan yang lebih nyaman. Dengan itinerary yang sudah tersusun dan pendamping perjalanan, Anda bisa menikmati liburan ke Beijing tanpa perlu repot memikirkan detail teknis di lapangan.

Konsultasi Gratis Di Sini!

Share: