
Pernah membayangkan berdiri di tempat yang sama dengan adegan favorit dari Goblin, Winter Sonata, Crash Landing on You, hingga True Beauty? Keinginan tersebut kini bukan lagi sekadar impian. Banyak lokasi syuting drama Korea yang telah dibuka untuk umum dan menjadi destinasi wisata favorit wisatawan dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Melalui artikel ini, kami telah merangkum 12 lokasi syuting drama Korea paling populer lengkap dengan drama yang pernah melakukan pengambilan gambar di sana, alamat, jam operasional, harga tiket masuk, hingga informasi penting yang perlu Anda ketahui sebelum berkunjung. Berikut informasi lengkapnya!
Lokasi Syuting Drama Korea yang Wajib Masuk Itinerary
Berikut adalah destinasi yang paling sering dikunjungi para penggemar K-Drama saat berlibur ke Korea Selatan.
1. N Seoul Tower, Seoul

N Seoul Tower merupakan salah satu lokasi syuting drama Korea paling terkenal sekaligus landmark Kota Seoul. Berdiri di puncak Gunung Namsan, menara ini menawarkan panorama 360 derajat yang memperlihatkan keindahan ibu kota Korea Selatan. Tidak heran jika banyak sutradara memilih tempat ini sebagai latar adegan romantis maupun pertemuan tokoh utama.
Popularitas N Seoul Tower semakin meningkat setelah tampil dalam berbagai drama Korea populer. Salah satu yang paling dikenal adalah Boys Over Flowers, ketika Gu Jun Pyo dan Geum Jan Di menghabiskan waktu bersama di kawasan Namsan.
Menara ini juga muncul dalam My Love from the Star, True Beauty, Love Alarm, The Legend of the Blue Sea, hingga beberapa adegan di What’s Wrong with Secretary Kim. Kehadiran area Love Locks atau gembok cinta membuat tempat ini identik dengan kisah romantis dalam berbagai drama.
Selain menikmati pemandangan dari observatorium, Anda dapat berjalan santai di kawasan Namsan Park, mencoba kereta gantung (Namsan Cable Car), atau menikmati suasana malam Seoul yang dipenuhi cahaya lampu kota. Datang menjelang matahari terbenam menjadi waktu favorit wisatawan karena dapat menikmati panorama siang sekaligus malam dalam satu kunjungan.
- Alamat: 105 Namsangongwon-gil, Yongsan-gu, Seoul.
- Jam operasional: Observatorium umumnya buka pukul 10.30–22.30 (Senin–Jumat) dan 10.00–23.00 (Sabtu, Minggu, serta hari libur).
- Harga tiket: Area taman Namsan gratis. Tiket observatorium sekitar KRW 29.000 untuk dewasa dan KRW 23.000 untuk anak-anak dan lansia.
2. Gyeongbokgung Palace, Seoul

Jika Anda menyukai drama bertema kerajaan atau sageuk, Gyeongbokgung Palace menjadi destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Istana terbesar pada masa Dinasti Joseon ini dibangun pada tahun 1395 dan hingga kini masih menjadi simbol sejarah Korea Selatan. Arsitektur tradisional yang megah, halaman luas, serta balairung kerajaan menjadikan Gyeongbokgung sebagai lokasi favorit untuk produksi drama berlatar kerajaan.
Banyak drama sejarah terkenal mengambil gambar di kompleks istana ini, seperti Moon Embracing the Sun, The King’s Affection, Love in the Moonlight, dan Queen for Seven Days. Walaupun serial Kingdom menggunakan beberapa set tambahan di lokasi lain untuk adegan tertentu, sebagian pengambilan gambar dan materi promosinya juga memanfaatkan kawasan istana kerajaan yang berada di Seoul. Karena itulah, Gyeongbokgung sering dianggap sebagai salah satu ikon wisata bagi pencinta drama sejarah Korea.
Selain berkeliling kompleks istana, wisatawan dapat menyaksikan Changing of the Royal Guard Ceremony, yaitu prosesi pergantian penjaga kerajaan yang berlangsung beberapa kali setiap hari. Banyak pengunjung juga memilih menyewa hanbok agar pengalaman berwisata terasa lebih autentik sekaligus memperoleh akses masuk gratis ke area istana sesuai kebijakan yang berlaku.
Baca juga: Cara Masuk Gratis ke Istana dengan Hanbok
3. Nami Island, Chuncheon

Nama Nami Island hampir selalu muncul ketika membahas lokasi syuting drama Korea. Pulau kecil berbentuk setengah bulan di Provinsi Gangwon ini menjadi terkenal di berbagai negara setelah menjadi latar utama drama legendaris Winter Sonata yang dibintangi Bae Yong-joon dan Choi Ji-woo. Jalan yang dipenuhi pepohonan metasequoia serta ginkgo menjadi lokasi adegan romantis yang hingga kini masih dicari para wisatawan.
Kesuksesan Winter Sonata membuat Nami Island berubah menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Korea Selatan. Selain drama tersebut, kawasan ini juga beberapa kali muncul dalam berbagai program televisi, reality show, dan pemotretan karena panorama alamnya yang selalu berubah mengikuti musim.
Saat musim semi bunga bermekaran, musim panas dipenuhi pepohonan hijau, musim gugur menghadirkan dedaunan berwarna kuning keemasan, sedangkan musim dingin menyuguhkan lanskap bersalju yang sangat fotogenik.
Selama berada di Nami Island, Anda dapat bersepeda mengelilingi pulau, mencoba zipline menuju pulau, menikmati pertunjukan seni, atau sekadar berjalan santai di jalur pepohonan yang menjadi ikon wisata Korea Selatan. Karena suasananya yang tenang, tempat ini juga menjadi salah satu destinasi favorit pasangan maupun keluarga.
Baca juga: Jam Operasional dan Tiket Masuk Nami Island
4. Bukchon Hanok Village, Seoul

Berjalan menyusuri Bukchon Hanok Village memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan kawasan modern di Seoul. Perkampungan tradisional ini berada di antara Gyeongbokgung Palace dan Changdeokgung Palace, serta masih dihuni oleh penduduk setempat.
Banyaknya rumah hanok yang dipertahankan sejak era Dinasti Joseon menciptakan suasana khas Korea tempo dulu sehingga sering dipilih sebagai lokasi pengambilan gambar drama, film, maupun pemotretan.
Bukchon Hanok Village dapat ditemukan dalam sejumlah drama Korea populer, seperti Personal Taste yang dibintangi Lee Min-ho dan Son Ye-jin, The Heirs pada beberapa adegan di kawasan hanok, serta Twenty-Five Twenty-One yang menampilkan suasana jalan tradisional di sekitar Bukchon. Selain drama, kawasan ini juga sering muncul dalam berbagai iklan dan program televisi Korea karena mampu menampilkan nuansa Seoul yang klasik sekaligus elegan.
Daya tarik utama Bukchon bukan hanya bangunan tradisionalnya, tetapi juga gang-gang sempit yang menghadap ke atap hanok dengan latar gedung pencakar langit Seoul. Perpaduan antara arsitektur tradisional dan kota modern inilah yang membuat kawasan ini menjadi salah satu spot fotografi paling populer di Korea Selatan.
- Alamat: Gyedong-gil, Jongno-gu, Seoul.
- Jam operasional: Kawasan wisata dapat dikunjungi setiap hari. Untuk menghormati warga setempat, wisatawan disarankan berkunjung ke Hanok Village pada pukul 10.00–17.00 sesuai anjuran pemerintah setempat.
- Harga tiket: Gratis.
Baca juga: Kawasan Hanok Village Lainnya yang Populer di Kalangan Wisatawan
5. Jumunjin Beach, Gangneung

Bagi penggemar drama Goblin, Jumunjin Beach merupakan destinasi yang hampir selalu masuk daftar impian. Pantai yang berada di Kota Gangneung ini mendunia setelah menjadi lokasi adegan ikonik ketika Ji Eun-tak berdiri di atas pemecah ombak sambil membawa bunga buckwheat dan memanggil Kim Shin. Meskipun adegan tersebut hanya berlangsung beberapa menit, popularitasnya membuat ribuan wisatawan datang setiap tahun untuk mengabadikan foto di lokasi yang sama.
Selain Goblin, kawasan Pantai Jumunjin dan pelabuhan di sekitarnya juga beberapa kali muncul dalam drama Korea lain serta berbagai acara televisi. Namun hingga saat ini, Goblin tetap menjadi drama yang paling melekat dengan destinasi tersebut sehingga pemerintah daerah bahkan menyediakan penanda lokasi agar wisatawan lebih mudah menemukannya.
Di sekitar pantai, Anda juga dapat mengunjungi pasar ikan Jumunjin yang terkenal dengan hasil laut segar, menikmati suasana pesisir Laut Timur, atau berjalan santai di sepanjang garis pantai yang bersih. Jika datang saat matahari terbit, pemandangannya menjadi salah satu yang terbaik di kawasan Gangwon.
- Alamat: 210, Jumun-ri, Jumunjin-eup, Gangneung-si, Gangwon-do.
- Jam operasional: 06:00-24:00 (Swimming 06:00-18:00)
- Harga tiket: Gratis.
6. Petite France, Gapyeong

Petite France merupakan desa wisata bertema Prancis yang berada di Gapyeong, sekitar dua jam perjalanan dari Seoul. Bangunan berwarna-warni bergaya Eropa, taman yang tertata rapi, serta berbagai pertunjukan budaya membuat tempat ini terasa berbeda dibandingkan destinasi wisata lain di Negeri Ginseng.
Lokasi ini semakin populer setelah menjadi tempat syuting beberapa drama terkenal. Salah satu yang paling dikenal adalah My Love from the Star, ketika Do Min-joon dan Cheon Song-yi menghabiskan waktu bersama di kawasan ini. Kawasan Petite France juga muncul dalam Secret Garden, Beethoven Virus, Running Man, serta beberapa program televisi Korea lainnya. Berkat kemunculan di berbagai tayangan tersebut, kawasan Petite France kini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan internasional.
Selain berburu lokasi syuting, pengunjung dapat menikmati museum bertema The Little Prince, pertunjukan boneka marionette, hingga berbagai spot foto bergaya Eropa yang instagramable.
- Alamat: 1063 Hoban-ro, Cheongpyeong-myeon, Gapyeong-gun, Gyeonggi-do.
- Jam operasional: Setiap hari pukul 09.00–18.30.
- Harga tiket: Dewasa sekitar KRW 10.000-13.000.
7. Yongpyong Resort, Pyeongchang

Sebelum demam K-Drama mendunia seperti sekarang, drama dengan judul Winter Sonata sudah lebih dahulu memperkenalkan keindahan musim dingin Korea Selatan kepada penonton internasional. Salah satu lokasi syuting utamanya adalah Yongpyong Resort, resor ski terbesar di Korea yang berada di kawasan Pyeongchang.
Dalam Winter Sonata, Yongpyong Resort menjadi latar berbagai adegan romantis antara Kang Joon-sang dan Yoo Jin. Keindahan lereng bersalju, gondola, serta panorama pegunungan membuat lokasi ini identik dengan kisah cinta klasik tersebut. Setelah drama tersebut sukses besar di Jepang dan berbagai negara Asia, jumlah wisatawan yang datang ke Yongpyong Resort meningkat secara signifikan.
Kini, resort ini tetap menjadi tujuan wisata sepanjang tahun. Saat musim dingin, wisatawan dapat bermain ski dan snowboard, sedangkan pada musim panas gondola tetap beroperasi untuk menikmati panorama pegunungan dari ketinggian.
Baca juga: Harga Tiket Masuk dan Jam Operasionalnya!
8. Seopjikoji, Pulau Jeju

Jika berbicara tentang lokasi syuting di Pulau Jeju, Seopjikoji menjadi salah satu yang paling terkenal. Tanjung yang berada di sisi timur Pulau Jeju ini menawarkan perpaduan padang rumput luas, tebing vulkanik, mercusuar putih, serta pemandangan Laut Timur yang spektakuler. Keindahan alamnya membuat banyak rumah produksi memilih tempat ini sebagai latar adegan romantis.
Seopjikoji mulai dikenal luas setelah menjadi lokasi utama drama All In. Setelah itu, kawasan ini juga muncul dalam beberapa adegan Boys Over Flowers ketika rombongan F4 mengunjungi Pulau Jeju. Berkat panorama alamnya yang khas, Seopjikoji juga sering digunakan untuk syuting iklan, film Korea, hingga video musik.
Selain menikmati pemandangan laut, wisatawan dapat berjalan menuju mercusuar, mengunjungi area bekas lokasi syuting drama, serta menikmati bunga canola yang bermekaran pada musim semi. Karena merupakan kawasan alam terbuka, setiap musim menghadirkan suasana yang berbeda sehingga selalu menarik untuk dikunjungi.
- Alamat: 107 Seopjikoji-ro, Seongsan-eup, Seogwipo-si, Jeju-do.
- Jam operasional: 24 jam
- Harga tiket: Gratis.
9. Dae Jang Geum Park, Yongin

Bagi Anda yang menyukai drama bertema kerajaan atau sageuk, Dae Jang Geum Park adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Kompleks studio milik MBC ini bukan sekadar lokasi syuting, melainkan sebuah set permanen yang dibangun khusus untuk produksi drama sejarah Korea. Di dalamnya terdapat replika istana kerajaan, perkampungan tradisional, pasar kuno, hingga area benteng yang dibuat menyerupai berbagai periode sejarah Korea.
Tempat ini telah menjadi lokasi syuting banyak drama populer, seperti Jewel in the Palace (Dae Jang Geum), Dong Yi, Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo, The Red Sleeve, The King’s Affection, My Dearest, dan sejumlah drama sejarah lainnya. Karena set bangunannya sangat lengkap, Anda akan merasa seperti benar-benar masuk ke dunia kerajaan Joseon saat berjalan menyusuri setiap sudutnya.
Berbeda dengan lokasi syuting lain yang hanya mempertahankan satu atau dua bangunan ikonik, Dae Jang Geum Park menawarkan pengalaman yang jauh lebih lengkap. Pengunjung dapat melihat berbagai set yang masih digunakan hingga sekarang untuk produksi drama dan film Korea sehingga setiap kunjungan bisa memberikan pengalaman yang berbeda.
- Alamat: 778 Yongcheon-ri, Baegam-myeon, Cheoin-gu, Yongin-si, Gyeonggi-do.
- Jam operasional: Umumnya pukul 09.00–18.00 (Maret-Oktober), 09.00–17.00 (November-Februari)
- Harga tiket: Sekitar KRW 9.500
10. Oedo Botania, Geoje

Oedo Botania merupakan taman botani yang berada di sebuah pulau kecil di lepas pantai Geoje. Destinasi ini terkenal karena memadukan taman bergaya Mediterania dengan panorama Laut Selatan Korea. Pepohonan, patung klasik, serta taman bunga yang tertata rapi menciptakan suasana romantis yang sangat berbeda dibandingkan objek wisata lainnya di Korea Selatan.
Pulau ini mulai dikenal wisatawan internasional setelah muncul dalam drama legendaris Winter Sonata. Selain itu, Oedo Botania juga menjadi lokasi pengambilan gambar beberapa drama dan program televisi Korea berkat lanskapnya yang unik. Keindahan taman yang menghadap langsung ke laut membuat banyak wisatawan merasa seperti sedang berada di Eropa.
Untuk mencapai Oedo Botania, pengunjung harus menyeberang menggunakan kapal feri dari pelabuhan di Geoje. Perjalanan laut yang singkat justru menjadi salah satu daya tarik karena Anda dapat menikmati pemandangan pesisir sebelum tiba di pulau ini.
- Alamat: Oedo-dong, Irun-myeon, Geoje-si, Gyeongsangnam-do.
- Jam operasional: Umumnya pukul 08.30–17.00
- Harga tiket: Sekitar KRW 16.000-23.000 (belum termasuk tiket kapal feri).
11. Binaeseom Island, Chungju

Meski belum sepopuler Nami Island, Binaeseom Island mulai menarik perhatian wisatawan berkat pemandangan alamnya yang masih sangat asri. Pulau kecil yang berada di tengah Sungai Namhan ini terkenal dengan hamparan ilalang luas yang berubah warna menjadi keemasan saat musim gugur. Suasana tenang dan romantis inilah yang membuat kawasan ini dipilih sebagai salah satu lokasi pengambilan gambar drama Korea.
Binaeseom Island dikenal sebagai salah satu lokasi syuting Crash Landing on You. Setelah drama tersebut mendunia, semakin banyak wisatawan datang untuk menikmati lanskap alam yang menjadi latar beberapa adegan emosional. Berbeda dengan destinasi wisata yang ramai, suasana di Binaeseom relatif lebih tenang sehingga cocok bagi Anda yang ingin menikmati sisi lain Korea Selatan.
Karena merupakan kawasan alam terbuka, waktu terbaik untuk berkunjung adalah musim gugur antara September hingga November ketika ilalang sedang bermekaran dan cuaca terasa lebih sejuk.
- Alamat: Angseong-myeon, Chungju-si, Chungcheongbuk-do.
- Jam operasional: 24 jam.
- Harga tiket: Gratis.
12. Cheongha Gongjin Market (Pasar Cheongha), Pohang

Drama Hometown Cha-Cha-Cha berhasil memperkenalkan pesona kota pesisir Korea Selatan kepada penonton di seluruh dunia. Meskipun desa fiksi Gongjin tidak benar-benar ada, sebagian besar proses syuting dilakukan di kawasan Cheongha-myeon, Kota Pohang, Provinsi Gyeongsang Utara. Setelah drama tersebut tayang, kawasan ini berkembang menjadi salah satu destinasi wisata favorit para penggemar K-Drama.
Banyak lokasi ikonik dalam drama yang masih bisa dikunjungi hingga sekarang, mulai dari Cheongha Market yang menjadi pusat aktivitas warga Gongjin, kawasan pelabuhan tempat Hong Du-sik sering beraktivitas, hingga Sabang Memorial Park yang menawarkan pemandangan laut seperti pada beberapa adegan romantis Hong Du-sik dan Yoon Hye-jin. Pemerintah Kota Pohang juga menyediakan peta wisata khusus agar pengunjung lebih mudah menjelajahi berbagai lokasi syuting yang tersebar di sekitar Cheongha-myeon.
Selain berburu lokasi syuting, Anda juga dapat menikmati suasana desa nelayan yang tenang, mencicipi hidangan laut segar, dan berjalan di sepanjang pesisir Laut Timur Korea. Jika datang saat cuaca cerah, panorama laut berpadu dengan deretan rumah warga akan mengingatkan Anda pada banyak adegan hangat yang menjadi ciri khas Hometown Cha-Cha-Cha.
- Alamat: Cheongha Market, 188 Cheongha-ro, Cheongha-myeon, Buk-gu, Pohang-si, Gyeongsangbuk-do.
- Jam operasional: Kawasan desa dan area luar dapat dikunjungi selama 24 jam. Toko-toko di pasar umumnya buka sekitar pukul 09.00–18.00, namun dapat berbeda pada setiap kios.
- Harga tiket: Gratis.
Jelajahi Lokasi Syuting Drama Korea Bersama FX-Travelindo
Apabila Anda ingin merasakan pengalaman mengunjungi berbagai lokasi ikonik yang sering muncul dalam drama Korea, FX-Travelindo menghadirkan paket tour Korea Selatan 6 hari dengan harga mulai Rp13,59 jutaan per orang. Paket ini dirancang untuk wisatawan yang ingin menikmati perpaduan antara destinasi wisata populer, budaya Korea, dan pengalaman khas yang sulit didapatkan jika bepergian sendiri.
Selama perjalanan, Anda akan diajak mengunjungi N Seoul Tower, Gyeongbokgung Palace, Nami Island, serta Eunpyeong Hanok Village yang menawarkan suasana hanok modern dengan latar Pegunungan Bukhansan.
Tidak hanya itu, itinerary juga mencakup pengalaman membuat kimbab, sehingga Anda dapat mengenal budaya kuliner Korea secara langsung. Tersedia opsi pembayaran DP, sementara jadwal keberangkatan sudah tersedia hingga Desember 2026, sehingga Anda memiliki fleksibilitas untuk merencanakan liburan jauh-jauh hari.