Hotline : 081290977978 – 081910071006 – 081717129377 – 081717129366

Tempat – Tempat Wisata Di Jepang

1. GUNUNG FUJI

Gunung Fuji (富士山 Fujisan, bahasa Jepang: [ɸɯꜜ(d)ʑisaɴ] ( simak)), terletak di pulau Honshu, adalah gunung tertinggi di Jepang, dengan ketinggian 3.776,24 m (12.389,2 kaki). Gunung ini adalah gunung berapi tertinggi kedua yang terletak di sebuah pulau di benua Asia (setelah Gunung Kerinci di pulau Sumatera), dan puncak tertinggi ketujuh dari sebuah pulau di Bumi.

Gunung Fuji adalah gunung berapi aktif yang terakhir meletus pada tahun 1707 hingga 1708. Gunung ini terletak sekitar 100 km (62 mil) barat daya Tokyo dan dapat terlihat dari sana pada hari-hari cerah.

Kerucut Gunung Fuji berbentuk sangat simetris, dan tertutup salju selama sekitar lima bulan dalam setahun. Gunung ini biasanya digunakan sebagai ikon budaya Jepang dan sering digambarkan dalam karya seni dan fotografi, serta dikunjungi oleh banyak wisatawan dan pendaki.

Gunung Fuji adalah salah satu dari “Tiga Gunung Suci” (三霊山 Sanreizan) bersama dengan Gunung Tate dan Gunung Haku. Gunung ini merupakan salah satu Situs Bersejarah Jepang. Gunung itu ditambahkan ke Daftar Warisan Dunia sebagai Situs Budaya pada 22 Juni 2013.

Menurut UNESCO, Gunung Fuji telah “menginspirasi seniman dan penyair dan menjadi objek ziarah selama berabad-abad”. UNESCO mengakui 25 situs budaya yang menarik di dalam wilayah Gunung Fuji. 25 lokasi ini termasuk gunung dan kuil Shinto, Fujisan Hongū Sengen Taisha, serta Kuil Kepala Buddha Taisekiji yang didirikan pada 1290, yang kemudian digambarkan oleh seniman ukiyo-e Jepang Katsushika Hokusai.

2. FUSHIMI INARI TAISHA

Fushimi Inari Taisha (伏見稲荷大社) adalah kuil Shinto yang berada di Fushimi-ku, Kyoto, Jepang. Kuil ini merupakan kuil pusat bagi sekitar 40.000 kuil Inari yang memuliakan Inari. Kuil utama (honden) terletak di kaki Gunung Inari, dan tanah milik kuil mencakup gunung yang tingginya 233 meter.

Di kuil ini dimuliakan Ukanomitama bersama pendampingnya, Satahiko no Ōkami, Ōmiyanome no ōkami, Tanaka no ōkami, dan Shi no ōkami (四 大神). Inari dipercaya sebagai dewa pertanian, sehingga kuil ini dipercaya membawa berkah bagi panen palawija, kesukesan dalam perdagangan bisnis, dan keselamatan di bidang transportasi.

Kuil Fushimi Inari masuk dalam peringkat kuil menurut Jinmyōchō (daftar nama kuil) yang diterbitkan bersama Engishiki. Selain itu, kuil ini berada dalam kelompok 7 kuil papan atas dari daftar 22 kuil utama (Nijūnisha). Dalam sistem lama peringkat kuil Shinto, kuil ini merupakan salah satu dari kampeisha (kuil resmi yang didanai pemerintah Jepang).

Kuil utama yang ada sekarang dibangun tahun 1499 setelah bangunan yang lama habis terbakar sewaktu terjadi Perang Ōnin. Aula utama kuil ini ditetapkan pemerintah Jepang sebagai warisan budaya yang penting. Sejak abad ke-17, penganut kuil Fushimi Inari memiliki tradisi membangun torii. Sekitar 10.000 torii yang berderet-deret di Gunung Inari merupakan hasil sumbangan umat. Di antaranya, Senbon torii (deretan seribu torii) telah menjadi salah satu objek pariwisata.

3. KINKAKU-JI

Kinkakuji (金閣寺 Kuil Anjungan Emas) adalah nama umum untuk Rokuonji (鹿苑寺 Kuil Taman Rusa) merupakan sebuah kuil di Kyoto, Jepang. Bangunan ini dibangun pada tahun 1397 sebagai vila peristirahatan bagi shogun Ashikaga Yoshimitsu.

Anaknya kemudian mengubah bangunan tersebut menjadi kuil Zen dari sekolah Rinzai. Kuil tersebut kemudian terbakar beberapa kali dalam masa Perang Onin. Tempat yang terkenal dari kuil itu adalah Paviliun Emas (金閣 kinkaku) di dalam tamannya.

Keseluruhan paviliun kecuali bagian lantai dasar ditutupi dengan lembaran tipis emas murni, menjadikan kuil itu sangat berharga. Pada atap kuil terdapat fenghuang emas atau “burung phoenix” (鳳凰 hôô). Tahun 1950, kuil tersebut terbakar oleh ulah seorang biksu yang menderita gangguan mental.

4. KIYOMIZU-DERA

Kiyomizu-dera (清水寺), officially Otowa-san Kiyomizu-dera (音羽山清水寺) merupakan kuil Budha kuno, yang dibangun pada tahun 798 dan sudah 10 kali mengalami kerusakan atau terbakar akibat perang atau bencana alam.

Di belakang kuil utama terdapat kuil Jishu-jinja yang disebut dengan Dewa Perjodohan, dan di depan kuil terdapat 2 batu yang sering disebut “Batu Buta” dan “Batu Peramal Cinta”.

Konon kabarnya menurut penduduk setempat dengan menutup mata berjarak 100 m kita berjalan menuju batu buta tersebut dengan menutup mata atau memejamkan mata dan sampai tepat di depan batu buta, maka keinginan kita akan tercapai.

Dan untuk menguji kesetiaan hati pada pasangan, kita dapat mencoba batu peramal cinta, caranya tetap sama dengan memejamkan mata, tetapi bila arah kaki kita tidak tepat menuju batu peramal cinta atau melenceng jauh maka hati kita masih memikirkan orang lain.

5. NISEKO MOIWA SKI RESORT

Niseko (ニセコ町, Niseko-ch) adalah sebuah kota yang terletak di Subprefektur Shiribeshi, Hokkaido, Jepang. Bagi orang Jepang, Niseko pada dasarnya mengacu pada pegunungan dan daerah kota. Namun, di luar negeri nama tersebut merujuk pada area resor ski yang lebih luas yang meliputi Gunung Yōtei di Hokkaido, yang sering disebut sebagai “Gunung Fuji di Hokkaido”, dan jajaran Annupuri.

Nama Niseko berasal dari bahasa Ainu, dan itu berarti “tebing yang menjorok ke tepi sungai jauh di pegunungan”. Industri utama kota Niseko adalah pertanian dan pariwisata. Resor itu sendiri, Niseko United, adalah bagian dari Mountain Collective. Selain itu, kota ini terkenal dengan kualitas bubuk salju dan fasilitas kelas dunia, termasuk onsen tradisional dan restoran.

Kota ini memiliki perkiraan populasi 4.938 pada 30 September 2017, dan kepadatan 25/km2 (65 jiwa per mil persegi). Jumlah total pengunjung selama musim dingin 2009 adalah 201.000 Luas totalnya adalah 197,13 km2 (76,11 mil persegi).

6. TOKYO TOWER

Menara Tokyo (東京タワー Tokyo Tower) adalah sebuah menara di Taman Shiba, Tokyo, Jepang. Tingginya mencapai 332,6 m dan merupakan bangunan menara baja tertinggi di dunia yang tegak di permukaan tanah. Berdasarkan peraturan keselamatan penerbangan, menara ini dicat dengan warna oranye internasional dengan warna putih di beberapa tempat. Bangunan sekelilingnya lebih rendah, sehingga Menara Tokyo bisa dilihat dari berbagai lokasi di pusat kota.

Menara Tokyo terkenal sebagai simbol kota Tokyo dan objek wisata daripada fungsinya sebagai menara antena pemancar TV analog (UHF/VHF), TV lokal digital, dan radio FM. Selain itu, perusahaan KA East Japan Railway menggunakan menara ini untuk meletakkan antena radio sistem darurat kereta api, dan sejumlah instrumen pengukuran dipasang oleh Kantor Lingkungan Hidup Metropolitan Tokyo.

Nama resminya adalah Nippon Denpatō (日本電波塔, Menara Gelombang Radio Jepang). Pencetusnya adalah pengusaha surat kabar dari Osaka bernama Hisakichi Maeda (nantinya direktur utama Sankei Shimbun, Kansai Telecasting Corporation, dan Osaka Broadcasting Corporation). Hisakichi melihat kebutuhan mendirikan menara pemancar bersama untuk sejumlah stasiun TV di Tokyo.

7. ISTANA OSAKA

Istana Osaka (大阪城 Ōsaka-jō) adalah istana yang terletak di dalam Taman Istana Osaka, distrik Chuo-ku, kota Osaka, Jepang. Istana Osaka berada di ujung paling sebelah utara daerah Uemachi, menempati lokasi tanah yang paling tinggi dibandingkan dengan wilayah sekelilingnya. Istana Osaka merupakan bangunan peninggalan budaya yang dilindungi oleh pemerintah Jepang. Menara utama Istana Osaka yang menjulang tinggi merupakan simbol kota Osaka.

Istana Osaka dimanfaatkan sebagai istana sekaligus benteng sejak zaman Azuchi Momoyama hingga zaman Edo. Istana Osaka yang ada sekarang terdiri dari menara utama yang dilindungi oleh dua lapis tembok tinggi yang dikelilingi oleh dua lapis parit, parit bagian dalam (Uchibori) dan parit bagian luar (Sotobori). Air yang digunakan untuk mengaliri parit istana diambil dari Sungai Yodo mengalir di sebelah utara Istana Osaka.

Menurut orang Jepang zaman dulu, Istana Osaka (大坂城; Ōsaka-jō atau Ōzaka-jō) berada di provinsi Setsu (nama zaman dulu untuk Osaka dan sekelilingnya), wilayah Higashinari Goori, Osaka. Sesuai dengan penggantian karakter Kanji yang digunakan untuk menulis kota Osaka dalam bahasa Jepang, nama Istana Osaka sekarang ditulis sebagai 大阪城 (Ōsaka-jō).

8. AKIHABARA

Akihabara (秋葉原) atau Pusat Elektronik Akihabara (秋葉原電気街 Akihabara Denki Gai) adalah kawasan perbelanjaan yang terletak di sekitar Stasiun Akihabara, Tokyo, Jepang. Dengan kereta api, dari Stasiun Tokyo ke Akihabara memakan waktu kurang dari lima menit.

Pusat Elektronik Akihabara tepatnya berlokasi di kawasan Akihabara, distrik kota Taitō dan kawasan Soto-kanda di distrik kota Chiyoda. Akihabara sering disingkat sebagai Akiba (アキバ).

Akihabara merupakan pusat perbelanjaan untuk barang elektronik, suku cadang elektronik, anime, manga, dan doujinshi. Kawasan ini merupakan surga otaku di bidang anime, manga, dan permainan video. Di tempat ini terdapat banyak maid cafe. Di sini juga terdapat theater AKB48.

9. TOKYO DISNEYSEA

DisneySea Tokyo adalah taman hiburan yang berada di Tokyo Disney Resort, tepatnya di Urayasu, Prefektur Chiba, Jepang. Taman hiburan ini dibuka pada tanggal 4 September 2001. DisneySea adalah kepunyaan The Oriental Land Company, yang memiliki izin dari perusahaan Walt Disney.

DisneySea Tokyo memiliki 7 tema yang masing-masing mempunyai gaya yang unik. Pintu masuk terletak di Mediterranean Harbor, yang menghubungkan kita dengan 6 tema lagi, yaitu: American Waterfront, Lost River Delta, Port Discovery, Mermaid Lagoon, Arabian Coast dan yang terakhir, Mysterious Island.

Rencana untuk taman Disney kedua di Tokyo pertama kali disusun pada tahun 1987. Awalnya, rencana ini termasuk taman yang mirip dengan Disney’s Hollywood Studios (kemudian Disney-MGM Studios), yang disebut Disney Hollywood Studio Theme Park di Tokyo Disneyland. Ide ini kemudian dibatalkan pada tahun 1992.

Setelah dibuka, Tokyo DisneySea menjadi taman ke-9 dari 12 taman hiburan Disney di seluruh dunia yang dibuka. Tokyo DisneySea ini memiliki tema eksplorasi bahari secara keseluruhan. Ide untuk taman dapat ditelusuri ke proposal untuk membangun taman hiburan kedua di California Selatan yang disebut “Port Disney” di Long Beach, California, dengan RMS Queen Mary sebagai daya tarik utama.

Ide itu dibatalkan setelah perusahaan mengalami masalah keuangan dengan proyek Euro Disney. Kemudian ide itu diteruskan ke Oriental Land Company untuk memperluas resor mereka.

10 OKINAWA CHURAUMI AQUARIUM

            Akuarium Churaumi Okinawa (沖縄美ら海水族館 Okinawa Churaumi Suizokukan) adalah akuarium yang terletak di Taman Ocean Expo, barat laut Okinawa, Jepang. Dalam bahasa Okinawa, chura (美ら) berarti indah, dan umi (海) berarti laut. Akuarium Churaumi adalah akuarium terbesar nomor dua di dunia setelah dibukanya Akuarium Georgia di Atlanta pada tahun 2005.

Akuarium ini memamerkan kehidupan biologi laut di terumbu karang, laut dalam, dan arus Kuroshio yang mengalir melintasi Kepulauan Jepang. Dari keseluruhan 77 tangki akuarium, tangki terbesar disebut Akuarium Laut Kuroshio yang dapat menampung 7.500 m³ air (panjang 10 m, lebar 35 m, kedalaman 27 m), atau setara dengan kapasitas tiga kolam renang ukuran Olimpiade.

Dari balik kaca akrilik dinding akuarium berukuran tinggi 8,2 m, lebar 22,5 m, tebal 60 cm, dan berat 135 ton,[6] pengunjung dapat menyaksikan sejumlah 70 spesies ikan, di antaranya ikan hiu paus, hiu, dan pari manta sebagai atraksi utama. Akuarium lainnya di Laboratorium Riset Hiu berisi hiu banteng dan hiu harimau.

Kelahiran pari manta di dalam Akuarium Laut Kuroshio pada bulan Juni 2007 merupakan peristiwa pertama di dunia. Namun anak ikan yang dilahirkan dengan tubuh selebar 1,9 m itu hanya bertahan hidup selama empat hari sejak dilahirkan. Kelahiran pari manta yang kedua terjadi pada Juni 2008, diikuti kelahiran pari manta yang ketiga pada 24 Juni 2009. Keduanya merupakan pari manta kedua dan ketiga di dunia yang dilahirkan di dalam akuarium.

Share: