
Berbelanja saat liburan ke China bisa menjadi kesempatan untuk membawa pulang produk lokal, pakaian, aksesori, hingga souvenir khas. Kabar baiknya, wisatawan asing berkesempatan mendapatkan pengembalian pajak atas pembelian barang tertentu melalui program departure tax refund. Lalu, berapa persen tax refund di China? Ini Penjelasannya!
Baca juga: Barang yang Tidak Boleh Dibawa jika Liburan ke China
Berapa Persen Tax Refund di China?
Secara umum, tarif pengembalian pajak bagi wisatawan asing di China adalah 11% atau 8% dari nilai faktur barang yang memenuhi syarat, termasuk pajak pertambahan nilai (VAT). Setelah dikurangi biaya layanan agen refund sebesar 2% dari nilai faktur, pengembalian bersih umumnya menjadi 9% atau 6%. Tarif yang berlaku bergantung pada kategori barang dan ketentuan pajak yang dikenakan.
| Kategori barang berdasarkan tarif VAT | Tarif refund sebelum biaya layanan | Biaya layanan | Perkiraan refund bersih |
| Barang dengan tarif VAT 13% | 11% | 2% | 9% |
| Barang dengan tarif VAT 9% | 8% | 2% | 6% |
Sebagai contoh, jika Anda membeli barang senilai RMB 1.000 dan transaksi tersebut memenuhi syarat untuk refund bersih 9%, perkiraan uang yang diterima adalah RMB 90. Jika barang masuk kategori dengan refund bersih 6%, pengembaliannya sekitar RMB 60.
Perhitungan tersebut menggunakan nilai faktur yang sudah termasuk VAT. Nominal akhirnya tetap mengikuti kategori barang, biaya layanan yang berlaku, dan hasil verifikasi pengajuan. Jadi, angka di atas merupakan gambaran perhitungan, bukan jaminan nominal yang pasti diterima untuk setiap transaksi.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah perbedaan antara tarif refund dan tarif VAT. Tarif refund 11% atau 8% merupakan persentase pengembalian yang digunakan dalam program ini, bukan berarti tarif VAT barang tersebut hanya sebesar angka itu.
Baca juga: Perkiraan Harga Makanan-Makanan di China
Apa Syarat Mendapatkan Tax Refund di China?
Sebelum berbelanja, pastikan Anda memenuhi ketentuan program pengembalian pajak. Persyaratan berikut berlaku untuk skema departure tax refund bagi wisatawan asing yang membeli barang di toko peserta program.
1. Memenuhi Ketentuan sebagai Wisatawan Asing

Program ini ditujukan bagi pengunjung luar negeri yang berada di China daratan tidak lebih dari 183 hari berturut-turut sebelum keberangkatan. Wisatawan Indonesia dapat mengajukan refund selama memenuhi ketentuan tersebut dan persyaratan lainnya.
2. Belanja Minimal Rmb 200 di Toko yang Sama

Total pembelian barang yang memenuhi syarat harus mencapai setidaknya RMB 200 di toko tax refund yang sama pada hari yang sama. Transaksi dari toko berbeda tidak bisa begitu saja digabungkan untuk memenuhi batas minimum tersebut.
Jika Anda berencana membeli beberapa barang, periksa apakah semuanya memenuhi syarat dan apakah total pembelian sudah mencapai batas minimum. Jangan lupa memastikan toko tersebut terdaftar sebagai peserta program.
3. Barang Belum Digunakan atau Dikonsumsi

Barang yang diajukan harus belum digunakan atau dikonsumsi ketika Anda meninggalkan China. Karena itu, sebaiknya simpan produk yang akan diajukan dalam kondisi belum digunakan sampai proses pemeriksaan selesai.
Persyaratan ini berlaku pada barang yang diklaim, bukan berarti Anda tidak boleh menggunakan barang lain selama liburan. Pastikan saja produk yang diajukan memenuhi ketentuan saat keberangkatan.
4. Keberangkatan Maksimal 90 Hari Sejak Tanggal Pembelian

Anda harus meninggalkan China dalam waktu paling lama 90 hari sejak tanggal pembelian barang yang diajukan. Perhatikan tanggal transaksi, terutama jika Anda berencana berbelanja sejak awal perjalanan dan baru pulang beberapa minggu kemudian.
Untuk wisatawan yang berlibur dalam durasi normal, ketentuan ini umumnya mudah dipenuhi. Meski begitu, bukti pembelian tetap perlu disimpan sebagai dokumen pendukung.
5. Barang Dibawa saat Meninggalkan China

Barang yang memenuhi syarat harus dibawa sendiri oleh wisatawan atau dimasukkan ke bagasi yang menyertai keberangkatan. Pengajuan dilakukan melalui pelabuhan keberangkatan yang menyediakan layanan refund.
Siapkan paspor, faktur penjualan, formulir pengajuan, serta barang yang dibeli apabila diperlukan untuk pemeriksaan. Kelengkapan dokumen akan membantu memperlancar proses verifikasi.
Baca juga: Visa Liburan China Berlaku Berapa Lama?
Bagaimana Cara Klaim Tax Refund di China?
Setelah memahami syarat dan berapa persen tax refund di China, langkah berikutnya adalah mengetahui prosedur pengajuannya. Dalam skema refund saat keberangkatan, proses umumnya melibatkan toko tempat pembelian, petugas bea cukai, dan agen pengembalian pajak di pelabuhan keberangkatan.
- Belanja di toko peserta program. Sebelum membayar, pastikan toko menyediakan layanan tax refund dan barang yang Anda pilih memenuhi ketentuan. Jangan berasumsi semua toko memiliki fasilitas yang sama.
- Minta faktur dan formulir pengajuan. Setelah transaksi, tunjukkan paspor atau dokumen identitas yang berlaku kepada staf toko. Minta faktur penjualan dan formulir pengajuan refund untuk wisatawan asing, lalu simpan keduanya dengan baik.
- Ikuti pemeriksaan bea cukai. Saat akan meninggalkan China, bawa barang yang diajukan beserta faktur, formulir refund, dan dokumen identitas. Ikuti prosedur verifikasi di pelabuhan keberangkatan. Pemeriksaan fisik barang dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
- Ajukan refund kepada agen yang ditunjuk. Setelah dokumen diverifikasi dan disahkan sesuai prosedur, lanjutkan pengajuan di loket agen refund. Ikuti petunjuk petugas mengenai dokumen tambahan atau pilihan pembayaran yang tersedia.
- Periksa nominal pengembalian. Pengembalian pajak dibayarkan dalam renminbi atau yuan (RMB). Periksa nominal yang diterima dan pastikan Anda memahami metode pembayarannya sebelum meninggalkan loket.
China juga menyediakan skema refund-upon-purchase di toko tertentu. Melalui layanan ini, wisatawan bisa menerima pengembalian di muka setelah memenuhi persyaratan tambahan, seperti menandatangani perjanjian dan menjalani prapengesahan kartu kredit. Namun, fasilitas ini tidak tersedia di semua toko dan tetap memerlukan penyelesaian verifikasi sesuai ketentuan.
Baca juga: Ingin Bawa Rokok ke China? Ini Aturannya!
Barang Apa Saja yang Bisa Mendapatkan Tax Refund?
Program pengembalian pajak berlaku untuk barang pribadi yang dibeli wisatawan asing di toko peserta dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Artinya, jenis barang saja tidak cukup untuk menentukan kelayakan. Status toko, kategori produk, dokumen transaksi, serta kondisi barang saat meninggalkan China juga perlu diperhatikan.
- Pakaian dan produk fesyen, seperti jaket, pakaian, dan aksesori.
- Tas dan aksesori pribadi, selama produk dan transaksinya memenuhi ketentuan.
- Souvenir khas China, apabila dibeli di toko peserta dan termasuk barang yang memenuhi syarat.
- Produk lokal lainnya, sesuai kategori barang yang diperbolehkan dalam program pengembalian pajak.
Daftar tersebut merupakan contoh barang yang bisa ditanyakan kepada toko, bukan jaminan bahwa semua produk dalam kategori itu otomatis mendapatkan refund. Ada barang yang dikecualikan dari program, termasuk kategori tertentu yang dijual melalui fasilitas bebas pajak. Karena itu, pastikan kelayakan produk sebelum bertransaksi.
Perlu dibedakan pula antara barang yang dibawa pulang dan layanan yang dinikmati selama perjalanan. Biaya hotel, tiket atraksi, transportasi, atau makanan yang sudah dikonsumsi bukan barang belanja yang dapat diajukan melalui skema pengembalian pajak barang ini.
Jika masih ragu, tanyakan langsung kepada staf toko di China apakah barang yang ingin dibeli memenuhi ketentuan refund dan dokumen apa yang harus disiapkan.
Baca juga: Tips untuk Selalu Aman Liburan ke China
Jelajahi China Bersama FX-Travelindo
Setelah merencanakan anggaran belanja, saatnya menentukan destinasi yang ingin Anda kunjungi. China menawarkan pengalaman yang beragam, mulai dari kota tua dan panorama pegunungan hingga wisata budaya, kuliner, serta suasana musim dingin.
FX-Travelindo menyediakan berbagai pilihan paket tour China dengan kisaran harga Rp11 jutaan hingga Rp21 jutaan. Anda bisa memilih perjalanan sesuai minat dan anggaran, seperti:
- Fenghuang–Zhangjiajie, untuk menikmati suasana kota tua dan panorama alam pegunungan.
- Beijing–Shanghai, untuk mengenal perpaduan sejarah, budaya, dan kehidupan kota modern.
- Chengdu–Chongqing, bagi Anda yang tertarik dengan wisata perkotaan, kuliner, dan budaya lokal.
- Harbin, untuk menikmati suasana musim dingin dan destinasi bernuansa salju.
Ingin menjelajahi China tanpa repot menyusun perjalanan sendiri? Hubungi FX-Travelindo untuk melihat pilihan paket tour China dan mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal, fasilitas, serta harga yang sesuai dengan rencana liburan Anda.