Hotline : 081290977978 – 081910071006 – 081717129377 – 081717129366

5 Festival di China yang Paling Terkenal

China memiliki banyak festival tradisional yang masih dirayakan hingga sekarang. Beberapa di antaranya begitu dikenal karena memiliki ciri khas yang mudah dikenali, mulai dari suasana Tahun Baru Imlek, lampion warna-warni, perlombaan perahu naga, hingga tradisi menikmati bulan purnama. Namun, apa saja festival di China yang paling menarik dan terkenal? Berikut jawabannya!

Baca juga: Jangan Bawa Barang-Barang ini ke China!

Festival di China yang Terkenal

Bagi Anda yang sedang merencanakan perjalanan, mengetahui festival di China dapat membantu menentukan waktu kunjungan sekaligus mempersiapkan diri terhadap suasana yang mungkin ditemui. Berikut lima festival tradisional China yang paling terkenal beserta waktu dan tradisi utamanya.

1. Spring Festival atau Chinese New Year

festival di China

Spring Festival atau Chinese New Year merupakan perayaan Tahun Baru dalam kalender tradisional China dan menjadi salah satu perayaan terbesar di negara tersebut. Waktunya berubah setiap tahun karena mengikuti kalender lunar, tetapi umumnya jatuh pada Januari atau Februari. Pada 2026, hari pertama Tahun Baru China jatuh pada 17 Februari.

Perayaan Spring Festival berlangsung dalam suasana yang meriah. Rumah dan ruang publik biasanya dihiasi ornamen merah, sementara masyarakat berkumpul untuk makan bersama, memberikan hongbao atau amplop merah, serta mengikuti berbagai kegiatan budaya. Pertunjukan seperti tari naga dan barongsai juga dapat ditemukan dalam berbagai perayaan di sejumlah daerah.

Bagi wisatawan, periode ini perlu mendapat perhatian khusus. Spring Festival merupakan masa ketika banyak masyarakat China melakukan perjalanan untuk pulang ke daerah asal dan berkumpul dengan keluarga. Akibatnya, transportasi dan sejumlah kawasan wisata dapat menjadi jauh lebih ramai dibandingkan periode biasa.

2. Lantern Festival

festival di China

Lantern Festival atau Yuanxiao Festival dirayakan pada hari ke-15 bulan pertama kalender lunar, sehingga biasanya berlangsung pada Februari atau Maret. Festival ini bertepatan dengan bulan purnama pertama dalam tahun lunar dan menjadi penutup rangkaian utama perayaan Spring Festival.

Lampion menjadi daya tarik utama dalam perayaan ini. Berbagai daerah dapat mengadakan pameran atau festival lampion dengan bentuk dan desain yang beragam. Ada pula tradisi membaca teka-teki yang ditulis pada lampion, sehingga pengunjung tidak hanya melihat dekorasi, tetapi juga dapat menikmati aktivitas budaya yang khas.

Makanan yang identik dengan Lantern Festival adalah yuanxiao atau tangyuan, yaitu bola ketan yang dapat memiliki isian manis maupun variasi lainnya. Bentuknya yang bulat sering dikaitkan dengan keharmonisan dan kebersamaan. Bagi wisatawan, Lantern Festival menjadi salah satu waktu yang menarik untuk melihat sisi China yang lebih dekoratif dan semarak pada malam hari.

3. Qingming Festival

Qingming Festival atau Tomb-Sweeping Festival biasanya berlangsung pada awal April, umumnya sekitar 4–6 April. Berbeda dari festival lain yang menggunakan penanggalan lunar, Qingming berkaitan dengan solar term dalam sistem kalender tradisional China. Pada 2026, periode libur resminya berlangsung pada 4–6 April.

Tradisi utamanya adalah mengunjungi dan membersihkan makam leluhur sebagai bentuk penghormatan. Masyarakat juga dapat melakukan kegiatan keluarga dan aktivitas di luar ruangan pada periode ini. Karena berlangsung ketika musim semi mulai terasa, Qingming secara historis juga memiliki kaitan dengan kegiatan menikmati suasana alam.

Karakter Qingming cukup berbeda dari festival di China lainnya. Jika beberapa perayaan identik dengan pertunjukan dan dekorasi, Qingming lebih banyak memperlihatkan hubungan masyarakat dengan leluhur dan tradisi keluarga. Oleh karena itu, wisatawan sebaiknya memahami konteks budaya festival ini sebelum berkunjung ke lokasi yang berkaitan dengan kegiatan penghormatan tersebut.

4. Dragon Boat Festival

festival di China

Dragon Boat Festival atau Duanwu Festival berlangsung pada hari kelima bulan kelima kalender lunar, sehingga umumnya jatuh pada Mei atau Juni. Pada 2026, festival ini jatuh pada 19 Juni dan menjadi salah satu hari libur resmi di China.

Ciri paling mudah dikenali dari festival ini adalah perlombaan perahu naga. Beberapa tim mendayung perahu secara serempak untuk mencapai garis akhir, menciptakan perlombaan yang ramai dan menjadi bagian penting dari tradisi di berbagai wilayah.

Dragon Boat Festival juga identik dengan zongzi, makanan berbahan dasar beras ketan yang dibungkus menggunakan daun dan dimasak dengan berbagai isian. Dalam cerita yang paling populer, festival ini dikaitkan dengan Qu Yuan, penyair dan negarawan dari masa China kuno.

Karena memiliki kombinasi tradisi, kuliner, olahraga, dan kisah sejarah, Dragon Boat Festival menawarkan pengalaman budaya yang cukup berbeda dibandingkan festival lainnya.

5. Mid-Autumn Festival

festival di China

Mid-Autumn Festival atau Festival Pertengahan Musim Gugur berlangsung pada hari ke-15 bulan kedelapan kalender lunar, sehingga biasanya jatuh pada September atau Oktober. Pada 2026, festival ini dirayakan pada 25 September dan termasuk dalam periode libur resmi China.

Bulan purnama menjadi bagian penting dari perayaan ini. Masyarakat biasanya menikmati bulan, berkumpul bersama keluarga, serta menyantap mooncake, makanan khas yang sangat identik dengan Mid-Autumn Festival. Bentuknya yang umumnya bulat memiliki makna simbolis yang berkaitan dengan keutuhan dan kebersamaan.

Di sejumlah tempat, perayaan juga dapat dilengkapi dengan lampion dan kegiatan budaya. Namun, bentuk perayaannya tidak selalu sama di seluruh China karena setiap wilayah memiliki kebiasaan dan tradisi lokal masing-masing.

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik Liburan ke China?

Apa yang Perlu Diperhatikan Saat Berkunjung Saat Festival?

Jika Anda ingin mengunjungi China bertepatan dengan salah satu festival, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Cek tanggal setiap tahun. Empat festival utama menggunakan penanggalan lunar, sehingga tanggal Masehinya berubah. Qingming memiliki sistem penanggalan yang berbeda dan umumnya berlangsung pada awal April.
  • Pertimbangkan kepadatan perjalanan. Spring Festival khususnya merupakan periode perjalanan yang sangat sibuk karena banyak masyarakat melakukan perjalanan antarkota.
  • Periksa transportasi dan tempat wisata. Periode libur dapat meningkatkan jumlah pengunjung dan memengaruhi jadwal perjalanan.
  • Perhatikan tradisi setempat. Cara merayakan festival dapat berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya.
  • Hormati kegiatan budaya. Beberapa tradisi, terutama saat Qingming, memiliki makna yang lebih serius sehingga sebaiknya tidak diperlakukan hanya sebagai atraksi wisata.

Dengan memahami waktu dan karakter masing-masing festival, Anda dapat memilih periode perjalanan yang lebih sesuai dengan pengalaman yang ingin didapatkan.

Baca juga: Kota Wisata di China yang Wajib Dikunjungi!

Ingin Liburan ke China dengan Lebih Praktis?

Jika Anda ingin menjelajahi China tanpa menyusun seluruh kebutuhan perjalanan sendiri, FX-Travelindo menyediakan beberapa pilihan paket tour dengan destinasi yang berbeda. Pilihannya mencakup Chengdu–Chongqing, Harbin, Beijing–Shanghai, serta Fenghuang–Zhangjiajie, sehingga Anda dapat mempertimbangkan perjalanan berdasarkan destinasi yang ingin dikunjungi.

Harga paket tersedia mulai dari Rp11 jutaan hingga Rp21 jutaan, dengan beberapa pilihan keberangkatan yang tersedia hingga tahun depan. Untuk paket tertentu, Anda juga dapat memilih titik keberangkatan. Fasilitas perjalanan disiapkan secara lengkap dan tersedia opsi pembayaran dengan DP. Jika masih bingung menentukan paket yang sesuai dengan rencana perjalanan, Anda dapat berkonsultasi dengan tim FX-Travelindo sebelum melakukan pemesanan.

Konsultasi Gratis Di Sini!

Share: