
Menjelajahi China bukan hanya tentang mengunjungi bangunan bersejarah atau menikmati pemandangan kota. Ada pengalaman lain yang sayang dilewatkan, yaitu mencicipi jajanan lokal yang baru matang dari wajan, panggangan, atau kukusan. Street food di China menawarkan banyak pilihan, mulai dari pancake gurih untuk sarapan hingga buah berlapis gula yang renyah saat digigit.
Baca juga: Kota-Kota Wisata Populer di China
Street Food di China yang Paling Populer
Menariknya, setiap street food di China memiliki ciri khas tersendiri. Ada yang kaya rempah, bertekstur garing di luar tetapi lembut di dalam, hingga sajian sederhana dengan rasa gurih-manis. Harganya pun beragam, sehingga Anda bisa mencoba beberapa jajanan tanpa harus selalu makan di restoran. Berikut pilihannya!
1. Jianbing (煎饼), Pancake Gurih

Jianbing menjadi pilihan sarapan populer di China utara. Adonan tipis dimasak di atas wajan datar, kemudian diberi telur, daun bawang, saus, dan kerupuk renyah sebelum dilipat yang akhirnya menghadirkan cita rasa khas China. Setiap gigitan menghadirkan perpaduan pancake lembut, isian gurih, dan tekstur kriuk yang membuatnya cocok dinikmati selagi hangat.
Harga: sekitar ¥6–15 per buah.
2. Roujiamo (肉夹馍), Roti Isi Daging

Bayangkan roti pipih hangat dengan bagian luar sedikit renyah, diisi daging cincang berbumbu yang empuk dan kaya kaldu. Itulah roujiamo, jajanan khas Shaanxi yang sering dijuluki burger ala China. Di Xi’an, tersedia varian daging sapi atau domba, sedangkan penjual di daerah lain bisa menawarkan daging babi.
Harga: sekitar ¥8–20 per buah.
3. Chuan’r (串儿), Sate Panggang

Potongan daging ditusuk dan dipanggang di atas bara hingga permukaannya kecokelatan. Taburan jintan, garam, dan terkadang cabai menghasilkan aroma smoky dengan rasa gurih serta sedikit pedas. Sate domba cukup populer, tetapi pilihan dagingnya bergantung pada penjual.
Harga: sekitar ¥3–10 per tusuk.
4. Tanghulu (糖葫芦), Buah Berlapis Gula

Tanghulu menarik perhatian lewat lapisan gula bening yang mengilap. Ketika digigit, lapisannya pecah menjadi sensasi renyah sebelum rasa buah yang asam-manis muncul. Hawthorn merupakan pilihan tradisional, tetapi stroberi dan buah lainnya juga bisa digunakan.
Harga: sekitar ¥5–15 per tusuk.
5. Baozi (包子), Roti Kukus Isi

Baozi cocok bagi Anda yang ingin camilan sederhana tetapi mengenyangkan. Roti kukusnya empuk dan hangat, dengan isian daging berbumbu atau sayuran. Karena tersedia dalam berbagai varian, Anda bisa memilih sesuai selera, asalkan memastikan isiannya terlebih dahulu.
Harga: sekitar ¥2–8 per buah.
6. Shengjianbao (生煎包), Bakpao Goreng Khas Shanghai

Berbeda dari bakpao kukus biasa, shengjianbao dimasak di wajan hingga bagian bawahnya berwarna keemasan dan terasa renyah. Bagian atasnya tetap lembut, sedangkan isian dagingnya bisa mengandung kuah panas yang gurih. Nikmati perlahan agar tidak terkena cipratan kuah saat menggigitnya.
Harga: sekitar ¥8–15 per pesanan kecil.
7. Chou Doufu (臭豆腐), Tahu Fermentasi

Jajanan ini terkenal karena aromanya yang tajam, tetapi justru menjadi daya tarik bagi pencinta kuliner unik. Tahu fermentasi biasanya digoreng hingga bagian luarnya garing, sementara bagian dalamnya tetap lembut. Saus pedas atau bumbu pendamping menambah rasa gurih yang khas untuk Chou Doufu.
Harga: sekitar ¥10–20 per porsi.
8. Cong You Mian (葱油面), Mie Minyak Daun Bawang

Mie khas Shanghai ini terlihat sederhana, tetapi aromanya menggoda berkat minyak daun bawang dan kecap. Rasanya gurih dengan sedikit sentuhan manis, sementara mie yang kenyal membuat setiap suapan terasa memuaskan. Pilihan ini cocok untuk makan ringan ketika Anda membutuhkan hidangan yang lebih mengenyangkan daripada camilan.
Harga: sekitar ¥10–20 per mangkuk.
9. Kao Hongshu (烤红薯), Ubi Panggang

Ubi panggang menjadi camilan favorit, terutama saat cuaca dingin. Kulitnya menyimpan bagian dalam yang lembut, hangat, dan manis alami. Kesederhanaannya justru menjadi daya tarik, terlebih ketika ubi baru diangkat dari pemanggang.
Harga: sekitar ¥5–10 per buah, bergantung pada ukuran dan beratnya.
Harga tersebut merupakan perkiraan, bukan tarif tetap. Ukuran porsi, kota, dan lokasi penjual dapat membuat harga berbeda, terutama di kawasan wisata.
Baca juga: Dessert Ikonik di Shanghai dan Beijing
Tempat Terkenal untuk Berburu Street Food di China
Jika ingin berburu street food di China, Anda bisa memasukkan beberapa kawasan kuliner berikut ke dalam rencana perjalanan.
| Tempat | Kota | Makanan yang bisa dicari |
| Wangfujing | Beijing | Tanghulu dan beragam camilan |
| Muslim Quarter (Huimin Jie) | Xi’an | Roujiamo sapi atau domba, sate, dan mie |
| Kawasan Chenghuangmiao | Shanghai | Shengjianbao dan jajanan tradisional |
| Ciqikou | Chongqing | Mi lokal dan camilan khas daerah |
Wangfujing dikenal sebagai kawasan belanja dan wisata yang ramai. Pilihannya beragam, tetapi harga di gerai turistik bisa lebih tinggi daripada di kedai lokal.
Di Muslim Quarter, Xi’an, Anda dapat menemukan kuliner komunitas Muslim Hui, termasuk roti isi daging sapi atau domba. Meski begitu, tetap tanyakan bahan dan cara pengolahannya jika Anda membutuhkan makanan halal.
Sementara itu, kawasan Chenghuangmiao di Shanghai cocok untuk mencari jajanan tradisional, termasuk bakpao goreng. Ciqikou di Chongqing menawarkan suasana kota lama dengan aneka makanan lokal. Perhatikan tingkat kepedasannya karena masakan Chongqing kerap menggunakan cabai dan lada Sichuan.
Baca juga: Rata-Rata Harga Makanan di China
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Jajan di China
Agar pengalaman kuliner tetap menyenangkan, perhatikan beberapa hal berikut.
- Pastikan bahan makanan. Sebagian jajanan mengandung babi, lemak babi, atau kaldu hewani. Wisatawan Muslim sebaiknya memastikan bahan dan proses memasaknya, bukan hanya melihat nama atau tampilannya.
- Perhatikan kebersihan. Pilih makanan yang dimasak matang, bahan yang disimpan dengan baik, serta penjual yang menjaga kebersihan alat.
- Sesuaikan dengan toleransi pedas. Tanyakan apakah cabai bisa dikurangi. Lada Sichuan juga menimbulkan sensasi kebas yang berbeda dari cabai biasa.
- Cek harga sebelum memesan. Pastikan harga berlaku per buah, tusuk, atau porsi agar pengeluaran tidak meleset.
- Siapkan metode pembayaran. Pembayaran digital banyak digunakan. Pastikan metode pembayaran Anda dapat digunakan di China dan siapkan alternatif.
- Perhatikan alergi. Gunakan aplikasi penerjemah untuk menanyakan bahan jika Anda memiliki alergi atau pantangan tertentu.
Baca juga: Apakah di China Banyak Makanan Halal?
Tips Menikmati Street Food di China dengan Budget Terencana
Anda tidak harus mencoba semua jajanan sekaligus. Supaya wisata kuliner lebih leluasa, terapkan tips berikut:
- Tetapkan anggaran harian. Sebagai gambaran awal, siapkan sekitar ¥40–60 untuk jajan hemat sehari. Jika ingin mencoba lebih banyak makanan dan minuman, anggaran ¥60–100 bisa memberi ruang lebih besar. Kebutuhan aktual bergantung pada jumlah porsi dan lokasi.
- Berbagi makanan. Saat bepergian bersama teman atau keluarga, beli beberapa jenis jajanan untuk dicicipi bersama.
- Bandingkan beberapa gerai. Jangan langsung membeli di penjual pertama, terutama di kawasan wisata.
- Pilih waktu yang sesuai. Datang saat kios mulai ramai agar pilihan masih beragam, tetapi sesuaikan dengan jadwal perjalanan.
- Simpan nama makanan dalam bahasa Mandarin. Cara ini membantu Anda menunjukkan pesanan dengan lebih mudah.
Baca juga: Oleh-Oleh Ikonik yang Wajib Dibawa Pulang
Jelajahi China Bersama FX-Travelindo!
Ingin menikmati kuliner lokal sekaligus menjelajahi destinasi menarik di China? FX-Travelindo menyediakan pilihan paket tour dengan fasilitas lengkap dan opsi pembayaran DP untuk membantu Anda merencanakan perjalanan. Pilihan paket yang tersedia meliputi:
- Beijing–Shanghai: mulai Rp12,99 jutaan.
- Chongqing–Fenghuang–Zhangjiajie: mulai Rp12,99 jutaan.
- Chengdu: mulai Rp11,59 jutaan.
- Harbin: mulai Rp21,99 jutaan.
Setiap kota menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari suasana metropolitan hingga pemandangan alam yang memukau. Hubungi Tim FX-Travelindo untuk mengetahui fasilitas, jadwal keberangkatan, dan ketentuan DP sebelum memilih paket yang sesuai dengan rencana liburan Anda.