
Korea Selatan memiliki banyak wajah yang menarik untuk dijelajahi. Di satu tempat wisatawan dapat menemukan pegunungan dengan hutan lebat, sementara di tempat lain ada pantai, pulau vulkanik, desa tradisional, hingga panorama kota modern dari ketinggian. Namun, mana saja tempat terindah di Korea Selatan yang wajib dikunjungi? Berikut daftarnya!
Baca juga: Waktu Terbaik untuk ke Korsel
15 Tempat Terindah di Korea Selatan
Berikut 15 destinasi yang memiliki daya tarik visual kuat dan menunjukkan beragam sisi keindahan Korea Selatan.
1. Pulau Jeju

Jeju bisa menjadi pilihan utama jika ingin melihat keindahan alam Korea dalam satu kawasan. Pulau ini memiliki pantai, tebing, padang rumput, gunung, kawah, hingga gua lava. Lanskap vulkaniknya membuat pemandangan Jeju terasa berbeda dari destinasi lain di daratan Korea.
Hallasan menjulang di tengah pulau, sedangkan Seongsan Ilchulbong tampak seperti benteng alami yang muncul dari laut. Kawasan Jeju Volcanic Island and Lava Tubes bahkan tercatat sebagai Warisan Alam Dunia UNESCO karena nilai geologi sekaligus keindahan lanskapnya.
2. Seoraksan National Park

Seoraksan menawarkan panorama pegunungan yang dramatis melalui puncak berbatu, lembah, hutan, dan tebing yang membentuk siluet khas. Pemandangan semakin berlapis ketika pepohonan memenuhi lereng hingga ke bagian bawah lembah.
Keindahan kawasan ini juga terasa berbeda dari destinasi perkotaan karena lanskapnya didominasi alam. Saat dedaunan berubah warna, perpaduan batuan dan pepohonan menjadikan Seoraksan salah satu kawasan yang paling menarik untuk menikmati panorama pegunungan Korea.
Baca juga: Cara Menuju Seoraksan
3. Nami Island

Nami Island memiliki daya tarik yang lebih lembut dibandingkan Seoraksan. Jalan-jalan yang diapit deretan pepohonan menciptakan suasana seperti taman luas, sementara area terbuka di sekitarnya memberikan ruang untuk menikmati pemandangan dengan santai.
Deretan pohon ginkgo dan metasequoia menjadi salah satu elemen visual yang paling mudah dikenali. Pulau ini memang terkenal karena keindahan alamnya, sekaligus menawarkan berbagai aktivitas dan fasilitas untuk pengunjung.
Baca juga: Harga Tiket dan Akses ke Nami Island
4. Garden of Morning Calm

Garden of Morning Calm memperlihatkan keindahan Korea melalui lanskap taman yang tertata. Area tanaman, jalan setapak, kolam, dan elemen taman dibuat menyatu dengan latar pegunungan di sekitarnya.
Alih-alih mengandalkan satu bangunan ikonik, daya tarik tempat ini berasal dari komposisi keseluruhan. Setiap sudut memberikan tampilan berbeda sehingga cocok bagi wisatawan yang menyukai taman, bunga, dan fotografi.
5. Busan

Busan memiliki pemandangan yang unik karena laut dan pegunungan berada sangat dekat dengan kawasan perkotaan. Dari beberapa bagian kota, gedung-gedung modern dapat terlihat berdampingan dengan garis pantai dan perbukitan.
Kawasan pesisir membuat Busan terasa terbuka dan dinamis. Pemandangan kota juga berubah ketika dilihat dari area pantai, jembatan, maupun dataran tinggi sehingga karakter visualnya tidak hanya bergantung pada satu objek wisata.
Baca juga: Cara Menuju Busan dari Seoul
6. Haedong Yonggungsa

Haedong Yonggungsa menawarkan salah satu kombinasi pemandangan paling khas di Korea Selatan. Kompleks kuil tradisional berdiri di kawasan berbatu yang langsung menghadap laut, sehingga bangunan dan lanskap pesisir menjadi satu kesatuan.
Tangga batu, ornamen kuil, tebing, dan suara ombak menciptakan suasana yang berbeda dari kuil-kuil yang berada di tengah pegunungan. Lokasinya membuat tempat ini sangat menarik untuk menikmati perpaduan budaya dan alam sekaligus.
7. Gyeongju

Gyeongju memiliki keindahan yang tidak bergantung pada lanskap alam semata. Kota ini menyimpan peninggalan Kerajaan Silla yang tersebar di antara lingkungan yang relatif tenang, sehingga makam kuno, bangunan bersejarah, dan kawasan hijau dapat terlihat dalam satu perjalanan.
Gyeongju Historic Areas merupakan bagian dari Warisan Dunia UNESCO. Kawasan ini memperlihatkan hubungan erat antara peninggalan sejarah, seni Buddha, arsitektur, dan lingkungan alamnya.
8. Bulguksa Temple

Bulguksa memperlihatkan bagaimana arsitektur tradisional dapat menyatu dengan lingkungan pegunungan. Teras batu, tangga, pagoda, bangunan kayu, dan pepohonan membentuk komposisi yang khas.
Nilai visualnya semakin kuat karena kompleks ini tidak berdiri sebagai bangunan modern yang terpisah dari lingkungan. Bulguksa bersama Seokguram Grotto tercatat sebagai Warisan Dunia UNESCO dan menjadi salah satu peninggalan penting periode Silla.
9. Cheongsando Island

Cheongsando menawarkan suasana pedesaan Korea yang jauh dari kesan metropolitan. Hamparan lahan pertanian, jalan kecil, perbukitan, dan garis pantai membentuk lanskap yang sederhana tetapi sangat berbeda dari Seoul atau Busan.
Keindahannya justru terletak pada suasana yang tidak terlalu padat. Wisatawan dapat melihat bentang alam pedesaan dan kehidupan lokal tanpa dominasi gedung-gedung modern.
10. Suncheonman Wetland

Suncheonman memberikan pemandangan yang luas melalui hamparan lahan basah, alang-alang, dan kawasan pesisir. Berbeda dengan pegunungan atau pantai berpasir, lanskap terbuka ini memperlihatkan hubungan antara daratan dan perairan dalam skala yang lebih besar.
Hamparan vegetasi yang mengikuti alur kawasan estuari menciptakan pemandangan alami yang kuat, terutama dari titik pandang yang memungkinkan area lahan basah terlihat secara luas.
11. Haeundae Beach

Haeundae menjadi contoh bagaimana pantai dan kota modern dapat membentuk satu panorama. Hamparan pasir dan laut berada di depan kawasan dengan gedung-gedung tinggi, sehingga pemandangannya terasa lebih urban dibandingkan pantai di pulau atau daerah terpencil.
Karakter tersebut membuat Haeundae menarik pada siang maupun malam. Wisatawan tidak hanya mendapatkan panorama laut, tetapi juga atmosfer salah satu kawasan pesisir utama Busan.
Baca juga: Pantai di Busan selain Haeundae
12. Gamcheon Culture Village

Gamcheon Culture Village memiliki tampilan yang langsung berbeda dari kebanyakan destinasi Korea. Rumah-rumah berwarna-warni tersusun mengikuti kontur lereng bukit, sementara gang dan tangga membentuk pola yang terlihat semakin menarik dari titik pandang tertentu.
Warna bangunan, mural, karya seni, dan posisi permukiman di perbukitan menciptakan lanskap perkotaan yang sangat fotogenik. Daya tariknya bukan alam murni, melainkan bagaimana sebuah kawasan permukiman memiliki karakter visual yang kuat.
13. N Seoul Tower

N Seoul Tower menawarkan keindahan dari perspektif yang berbeda. Alih-alih melihat satu objek wisata, pengunjung dapat menyaksikan bentang Seoul dari ketinggian, lengkap dengan gedung perkotaan dan pegunungan yang mengelilingi sebagian wilayahnya.
Saat malam, cahaya gedung dan jalan membentuk hamparan kota yang luas. Sementara pada siang hari, kontur pegunungan di sekitar Seoul lebih mudah terlihat. N Seoul Tower juga termasuk dalam daftar 100 Must-Visit Tourist Spots of Korea.
14. Bukchon Hanok Village

Bukchon Hanok Village memperlihatkan sisi Seoul yang sangat berbeda dari kawasan pencakar langit. Rumah-rumah hanok, jalan sempit, dan kontur perbukitan menciptakan suasana tradisional di tengah kota modern.
Daya tarik visualnya berasal dari detail arsitektur dan kepadatan kawasan. Dari beberapa titik, atap hanok dapat terlihat dengan latar gedung Seoul sehingga menghasilkan kontras antara Korea tradisional dan modern.
Baca juga: Hanok Village selain Bukchon
15. Woljeongri Beach

Woljeongri Beach menawarkan lanskap pesisir Jeju dengan laut yang menjadi elemen utama. Garis pantainya memberikan ruang terbuka, sementara kawasan di sekitarnya memiliki suasana yang lebih santai dibandingkan pusat kota.
Keindahannya terasa sederhana: warna laut, pasir, langit, dan garis pantai membentuk panorama yang cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati sisi Jeju tanpa fokus pada aktivitas pendakian.
Bagaimana Memilih Tempat Terindah di Korea Selatan?
Pilihan terbaik sebenarnya bergantung pada jenis pemandangan yang ingin dinikmati. Jika ingin melihat lanskap alam yang paling beragam, Jeju menjadi pilihan kuat karena memiliki gunung, pantai, dan formasi vulkanik dalam satu pulau.
Untuk pencinta pegunungan, Seoraksan lebih sesuai, sedangkan Busan, Haeundae, Haedong Yonggungsa, dan Woljeongri dapat dipilih untuk menikmati panorama laut. Jika lebih tertarik pada sejarah dan arsitektur, Gyeongju, Bulguksa, dan Bukchon Hanok Village menawarkan pengalaman yang berbeda.
Sementara itu, Nami Island dan Garden of Morning Calm cocok untuk suasana yang lebih santai dan fotogenik. Untuk panorama kota, N Seoul Tower dan Gamcheon Culture Village bisa menjadi pilihan. Jadi, tidak perlu memasukkan seluruh destinasi sekaligus; pilih berdasarkan karakter perjalanan yang paling sesuai.
Baca juga: Tips Penting apabila Berkunjung saat Musim Dingin
Paket Tour Korea Selatan dari FX-Travelindo
Ingin menikmati tempat terindah di Korea Selatan tanpa repot menyusun seluruh itinerary sendiri? FX-Travelindo menyediakan berbagai pilihan paket tour Korea Selatan dengan tujuan berbeda, termasuk Busan, Seoul–Seoraksan, hingga Lotte World Korea. Pilihan tersebut dapat disesuaikan dengan destinasi dan gaya liburan yang diinginkan.
Harga paket berada di kisaran Rp13–14 jutaan, tergantung program perjalanan yang dipilih. Dengan itinerary yang sudah disiapkan, perjalanan ke Korea Selatan bisa menjadi pilihan praktis untuk menikmati berbagai destinasi menarik tanpa harus mengatur seluruh kebutuhan perjalanan secara mandiri.