
Ada beberapa kota terdingin di China bagian utara yang memiliki wilayah dengan suhu ekstrem, musim salju panjang, hingga lanskap yang berubah menjadi putih selama berbulan-bulan. Kondisinya memang jauh berbeda dari kota-kota China yang lebih hangat. Apa saja kota-kota tersebut? Berikut informasinya!
Baca juga: Jangan Bawa Barang-Barang Berikut saat Terbang ke China
5 Kota Terdingin di China
Sebagian besar wilayah yang dikenal sangat dingin berada di China bagian timur laut dan utara. Genhe dan Mohe menjadi dua nama yang paling sering dikaitkan dengan suhu ekstrem, sedangkan Harbin lebih dikenal sebagai kota wisata musim dingin dengan atraksi es dan salju berskala besar.
1. Genhe

Genhe berada di wilayah Hulunbuir, Inner Mongolia, tepat di kawasan Pegunungan Greater Khingan. Kota ini secara resmi dikenal sebagai salah satu wilayah paling dingin di China, dengan rekor temperatur ekstrem sekitar -58°C. Pemerintah setempat juga menggunakan predikat “China’s Cold Pole” untuk mengembangkan wisata musim dinginnya.
Pengalaman wisata di Genhe lebih banyak berkaitan dengan alam dan budaya lokal. Wisatawan dapat menikmati hutan bersalju, melihat rusa kutub di kawasan budaya Ewenki, serta mencoba aktivitas seperti kereta salju dan permainan musim dingin. Ada pula kawasan Cold Pole Village yang dikembangkan sebagai destinasi wisata salju.
2. Mohe

Mohe merupakan kota paling utara di China, berada di Provinsi Heilongjiang dan dekat dengan perbatasan Rusia. Wilayah ini memiliki periode es dan salju yang dapat berlangsung hingga sekitar delapan bulan dalam setahun. Pada Januari 2023, suhu di Mohe turun hingga -53°C, menjadi rekor suhu terendah yang tercatat di China pada saat itu.
Salah satu tujuan yang menarik adalah Beiji Village atau North Pole Village. Kawasan ini menawarkan pengalaman berada di ujung utara China, lengkap dengan pemandangan salju dan berbagai aktivitas musim dingin. Wisatawan juga dapat menikmati kereta salju, bermain ski, atau sekadar menjelajahi lanskap yang membeku.
3. Hailar

Hailar merupakan pusat perkotaan Hulunbuir di Inner Mongolia. Musim dinginnya panjang, kering, dan sangat dingin. Data iklim 1991–2020 menunjukkan suhu rata-rata Januari sekitar -25°C, sehingga kondisi di luar ruangan dapat terasa sangat ekstrem bagi wisatawan yang terbiasa dengan iklim tropis.
Hailar menarik karena menjadi pintu masuk untuk menjelajahi kawasan Hulunbuir. Saat musim dingin, padang rumput yang biasanya hijau berubah menjadi lanskap putih. Wisatawan dapat menikmati pemandangan salju, mengenal budaya lokal, serta melanjutkan perjalanan menuju kawasan alam di sekitarnya.
4. Harbin

Harbin mungkin bukan kota dengan rekor suhu terendah dalam daftar ini, tetapi namanya sangat kuat dalam wisata musim dingin China. Kota di Heilongjiang tersebut dikenal sebagai salah satu pusat wisata es dan salju terbesar di negara ini.
Daya tarik utamanya adalah Harbin Ice and Snow World, selain kawasan Central Street, arsitektur bersejarah, dan berbagai kegiatan musim dingin. Pemerintah Heilongjiang juga terus mengembangkan Harbin sebagai pusat perjalanan es dan salju dengan beragam atraksi, olahraga, serta rute wisata musim dingin.
Karena pilihan atraksinya banyak dan fasilitas perkotaan relatif lengkap, Harbin menjadi pilihan praktis bagi wisatawan yang ingin merasakan musim dingin tanpa harus berkunjung ke kawasan paling ekstrem di China.
Baca juga: Fakta Kota Harbin yang Menarik!
5. Yichun

Yichun berada di Heilongjiang dan menawarkan karakter yang berbeda dari Harbin. Kota ini berada di kawasan Xiaoxing’anling yang dipenuhi hutan, sehingga pemandangan musim dinginnya didominasi pepohonan bersalju, kabut es, dan lanskap alam.
Musim salju di Yichun dapat berlangsung dari sekitar November hingga April. Wisatawan dapat menikmati aktivitas seperti bermain ski, melihat fenomena rime, berinteraksi dengan rusa, hingga menikmati pemandian air panas di tengah suasana bersalju.
Apa yang Bisa Dilakukan Saat Liburan Musim Dingin di China?
Setiap destinasi menawarkan pengalaman yang berbeda sehingga itinerary tidak harus berfokus pada aktivitas salju saja.
Di Harbin, wisatawan dapat menikmati instalasi es berukuran besar, berjalan di kawasan kota yang dihiasi nuansa musim dingin, serta mencoba berbagai aktivitas yang tersedia selama musim salju. Kota ini cocok bagi wisatawan yang menginginkan perpaduan atraksi, kuliner, dan suasana perkotaan.
Sementara itu, Mohe dan Genhe lebih menarik bagi pencinta alam dan pengalaman cuaca ekstrem. Wisatawan dapat menikmati hutan bersalju, kereta salju, aktivitas luar ruangan, hingga pengalaman budaya masyarakat setempat. Genhe bahkan menawarkan pengalaman melihat rusa dan menjelajahi kawasan hutan yang menjadi bagian penting dari identitas wisatanya.
Untuk Yichun, pengalaman lebih banyak berkaitan dengan hutan dan aktivitas rekreasi salju. Sedangkan Hailar dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menggabungkan suasana kota dengan perjalanan menuju lanskap Hulunbuir.
Baca juga: Harga Makanan di China dan Perkiraan Budget yang Dibutuhkan
Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi Kota Terdingin di China?
Jika tujuan utamanya adalah menikmati salju dan suasana winter, Desember hingga Februari umumnya menjadi periode yang paling menarik. Pada bulan-bulan tersebut, wilayah utara China berada dalam kondisi musim dingin dan beberapa destinasi memiliki aktivitas khusus yang hanya berlangsung pada musim tersebut.
Namun, waktu kunjungan ideal tetap bergantung pada kota yang dipilih. Wisatawan yang mengejar kondisi paling ekstrem dapat memilih periode ketika temperatur berada pada titik terendah, sedangkan pencinta fotografi mungkin lebih mempertimbangkan kondisi salju, langit cerah, dan fenomena seperti rime.
Untuk Harbin, jadwal atraksi musim dingin juga perlu diperiksa sebelum keberangkatan karena waktu operasional dan program dapat berubah setiap musim. Sementara untuk Mohe atau Genhe, kondisi cuaca aktual menjadi pertimbangan yang lebih penting karena temperatur dapat turun sangat rendah dan memengaruhi aktivitas luar ruangan.
Baca juga: Makanan China Terpedas yang Terkenal di Dunia
Tips Liburan ke Kota Terdingin di China
Berlibur ke wilayah dengan temperatur di bawah titik beku membutuhkan persiapan yang lebih serius, terutama bagi wisatawan dari negara tropis. Beberapa perlengkapan yang sebaiknya disiapkan antara lain:
- Gunakan thermal atau base layer sebagai lapisan pertama agar panas tubuh lebih terjaga.
- Pilih jaket winter yang mampu memberikan perlindungan dari suhu rendah dan angin.
- Gunakan sepatu dengan sol yang memiliki daya cengkeram baik untuk menghadapi permukaan licin.
- Bawa sarung tangan, topi, penutup telinga, dan pelindung leher.
- Jangan terlalu lama berada di luar ruangan ketika temperatur mencapai kondisi ekstrem.
- Simpan baterai cadangan di tempat yang terlindung dari suhu terlalu rendah karena cuaca dingin dapat memengaruhi daya baterai.
- Cek prakiraan cuaca dan kondisi transportasi sebelum melakukan perjalanan harian.
Di Mohe, misalnya, otoritas meteorologi pernah mengingatkan wisatawan mengenai cuaca dingin ekstrem dan jarak pandang rendah yang dapat meningkatkan risiko perjalanan.
Baca juga: Ingin Transit ke China agar Bebas Visa? Berikut Daftar Kotanya!
Paket Tour Harbin 8 Hari Mulai Rp21 Jutaan
Bagi wisatawan yang ingin menikmati salah satu destinasi winter paling populer di China dengan perjalanan yang lebih praktis, tersedia paket tour Harbin 8 hari dari FX-Travelindo mulai Rp21 jutaan dengan keberangkatan Desember 2026 dan Januari 2027.
Harbin menarik untuk dipilih karena perjalanan dapat diisi dengan berbagai pengalaman musim dingin tanpa harus menuju wilayah dengan kondisi ekstrem seperti Genhe atau Mohe. Selain menikmati suasana kota, wisatawan dapat mengunjungi atraksi es dan salju serta menikmati pemandangan musim dingin khas China bagian timur laut.
Sebelum melakukan pemesanan, pastikan memeriksa itinerary, tanggal keberangkatan, fasilitas, akomodasi, dan aktivitas yang termasuk dalam paket. Dengan begitu, perjalanan dapat disesuaikan dengan ekspektasi dan kebutuhan selama menikmati musim dingin di China.