Hotline : 081290977978 – 081910071006 – 081717129377 – 081717129366

8 Fakta Unik Korea Selatan – Nomor 2 Mengejutkan!

Korea Selatan menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat Indonesia karena menawarkan pengalaman liburan yang lengkap. Di balik popularitasnya, ada banyak fakta unik Korea Selatan yang membuat pengalaman berlibur terasa berbeda dibandingkan negara lain. Berikut ulasan lengkapnya!

Fakta Unik Korea Selatan yang Menjadi Daya Tarik Wisatawan

Setiap fakta berikut bukan hanya menarik untuk diketahui, tetapi juga dapat membantu Anda merencanakan itinerary liburan agar pengalaman menjelajahi Korea Selatan semakin maksimal.

1. Setiap Musim Menawarkan Pengalaman Liburan yang Berbeda

Fakta Unik Korea Selatan

Salah satu alasan terbesar wisatawan memilih Korea Selatan adalah perubahan empat musim yang sangat jelas. Berbeda dengan Indonesia yang hanya memiliki musim hujan dan kemarau, setiap pergantian musim di Korea Selatan menghadirkan suasana, aktivitas, dan pemandangan yang benar-benar berbeda. Karena itulah, tidak sedikit traveller yang berkunjung lebih dari satu kali untuk menikmati pesona musim yang berbeda.

  • Musim semi biasanya berlangsung sekitar akhir Maret hingga Mei. Pada periode ini, bunga sakura dan berbagai bunga musim semi bermekaran di taman kota, tepi sungai, hingga kawasan istana sehingga menciptakan panorama yang sangat indah untuk berjalan santai maupun berfoto.
  • Memasuki musim panas sekitar Juni hingga Agustus, Korea Selatan dipenuhi berbagai festival, wisata pantai, dan aktivitas luar ruangan. Hari yang lebih panjang juga memberikan waktu lebih leluasa bagi wisatawan untuk mengunjungi beberapa destinasi dalam satu hari.
  • Sementara itu, musim gugur sekitar September hingga November dikenal sebagai salah satu waktu terbaik untuk berlibur karena dedaunan berubah menjadi merah, jingga, dan kuning. Gunung Seorak, Nami Island, hingga berbagai taman kota menjadi destinasi favorit untuk menikmati pemandangan khas musim gugur.
  • Pada musim dingin yang berlangsung sekitar akhir November hingga Maret, wisatawan dapat menikmati salju, bermain ski, mengikuti festival musim dingin, hingga mencicipi berbagai makanan hangat khas Korea.

Baca juga: Ski Resort Paling Terkenal di Korsel

2. Mengenakan Hanbok Bisa Memberikan Akses Gratis ke Beberapa Istana

Fakta Unik Korea Selatan

Banyak wisatawan baru mengetahui fakta ini setelah tiba di Korea Selatan. Padahal, mengenakan hanbok tradisional dapat menjadi cara sederhana untuk menghemat biaya wisata sekaligus memperoleh pengalaman budaya yang lebih autentik.

Pemerintah Korea Selatan memberikan akses masuk gratis ke beberapa istana kerajaan bagi pengunjung yang mengenakan hanbok sesuai ketentuan. Kebijakan ini bertujuan melestarikan budaya tradisional sekaligus mendorong wisatawan untuk mengenal sejarah Korea lebih dekat. Beberapa istana yang termasuk dalam program tersebut antara lain:

  • Gyeongbokgung, istana terbesar sekaligus ikon wisata Seoul.
  • Changdeokgung, kompleks istana yang terkenal dengan Secret Garden.
  • Changgyeonggung, istana bersejarah dengan taman yang luas.
  • Deoksugung, istana yang memadukan arsitektur tradisional dan bangunan bergaya Barat.

Karena keuntungan tersebut, banyak tempat penyewaan hanbok berada di sekitar kawasan istana. Wisatawan biasanya menyewa hanbok selama beberapa jam untuk berkeliling kompleks kerajaan, menyaksikan pergantian penjaga istana, sekaligus mengabadikan momen dengan latar arsitektur Dinasti Joseon yang masih terjaga hingga kini.

Selain lebih hemat, pengalaman mengenakan pakaian tradisional juga membuat kunjungan terasa lebih berkesan dibandingkan hanya melihat bangunan dari kejauhan.

Baca juga: Beberapa Syarat Hanbok yang Harus Diikuti

3. Transportasi Publik Memudahkan Wisatawan Menjelajahi Korea Selatan

Menjelajahi kota besar seperti Seoul mungkin terdengar rumit bagi wisatawan yang baru pertama kali datang. Namun kenyataannya, Korea Selatan memiliki sistem transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan ramah bagi wisatawan internasional.

Petunjuk arah di stasiun maupun kereta umumnya tersedia dalam bahasa Korea dan Inggris, sementara berbagai aplikasi navigasi dapat membantu menentukan rute perjalanan secara real-time. Hal ini membuat wisatawan lebih mudah berpindah dari satu destinasi ke destinasi lainnya tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi. Beberapa alasan mengapa transportasi di Korea Selatan menjadi favorit wisatawan antara lain:

  1. Jaringan subway menjangkau sebagian besar destinasi wisata utama, termasuk kawasan belanja, istana, hingga pusat kuliner.
  2. Bus kota terhubung dengan stasiun kereta, sehingga perpindahan antarmoda menjadi lebih praktis.
  3. Kereta cepat KTX memungkinkan perjalanan antarkota dalam waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan perjalanan darat biasa.
  4. Kartu T-money dapat digunakan untuk membayar subway dan bus tanpa perlu membeli tiket setiap kali bepergian.

Bagi peserta paket tour, transportasi selama perjalanan memang telah disiapkan oleh penyelenggara. Namun memahami sistem transportasi Korea Selatan tetap menjadi keuntungan apabila Anda ingin menjelajahi destinasi tambahan saat memiliki waktu bebas.

Baca juga: Transportasi dari Seoul ke Busan yang Tersedia

4. Street Food Menjadi Salah Satu Alasan Wisatawan Selalu Ingin Kembali

Kuliner kaki lima atau street food merupakan bagian penting dari pengalaman liburan ke Korea Selatan. Bahkan, banyak traveller sengaja mengalokasikan waktu khusus untuk berburu street food di kawasan populer seperti Myeongdong, Hongdae, atau Gwangjang Market karena setiap lokasi menawarkan pilihan jajanan yang berbeda.

Selain mudah ditemukan, sebagian besar street food disajikan dalam porsi praktis sehingga cocok dinikmati sambil berjalan menikmati suasana kota. Banyak makanan yang populer di kalangan wisatawan juga sering muncul dalam drama Korea maupun konten perjalanan di media sosial.

Street Food Populer Ciri Khas
Tteokbokki Kue beras kenyal dengan saus gochujang yang gurih dan pedas.
Eomuk (Odeng) Sate fish cake yang disajikan bersama kuah hangat, cocok dinikmati saat cuaca dingin.
Hotteok Pancake isi gula merah, kacang, dan kayu manis yang populer saat musim dingin.
Gyeranppang Roti lembut Korea dengan telur utuh di bagian tengah, cocok sebagai cemilan atau sarapan ringan.
Kentang Spiral Kentang yang dipotong memanjang, digoreng renyah, lalu diberi berbagai pilihan bumbu.

Beragam pilihan kuliner tersebut membuat wisata kuliner di Korea Selatan tidak hanya sekadar mengenyangkan, tetapi juga menjadi salah satu pengalaman yang paling diingat wisatawan setelah perjalanan berakhir.

Baca juga: Cemilan Pedas Korea yang Wajib Dicoba!

5. Kawasan Belanja Tetap Hidup hingga Larut Malam

Fakta Unik Korea Selatan

Salah satu fakta unik Korea Selatan yang sering membuat wisatawan terkesan adalah budaya berbelanja hingga malam hari. Berbeda dengan banyak negara yang pusat perbelanjaannya mulai sepi pada malam hari, beberapa distrik belanja di Seoul justru semakin ramai setelah matahari terbenam.

Kawasan seperti Myeongdong menjadi favorit wisatawan karena menawarkan perpaduan toko kosmetik, fashion, aksesori, hingga jajanan kaki lima dalam satu area yang mudah dijelajahi. Sementara itu, Hongdae terkenal dengan suasana yang lebih dinamis berkat kehadiran butik lokal, toko konsep unik, pertunjukan musik jalanan, dan cafe yang ramai dikunjungi anak muda.

Bagi Anda yang ingin berburu oleh-oleh dalam jumlah banyak, Dongdaemun menjadi destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu pusat grosir dan fashion terbesar di Korea Selatan, dengan beberapa pusat perbelanjaan yang beroperasi hingga tengah malam bahkan dini hari. Fleksibilitas ini membuat wisatawan dapat menikmati objek wisata pada siang hari, lalu melanjutkan agenda belanja tanpa terburu-buru.

Baca juga: Budget yang Dibutuhkan untuk Wisata Kuliner di Korea

6. Budaya Tradisional dan Kota Modern Berpadu dengan Harmonis

Fakta Unik Korea Selatan

Korea Selatan berhasil mempertahankan warisan budayanya di tengah perkembangan kota yang sangat modern. Inilah yang membuat pengalaman wisata terasa lebih menarik karena dalam satu hari Anda dapat menikmati bangunan bersejarah, lalu berpindah ke kawasan metropolitan hanya dalam hitungan menit. Perpaduan tersebut dapat ditemukan di berbagai destinasi wisata, misalnya:

  • Gyeongbokgung, istana terbesar peninggalan Dinasti Joseon yang masih menjadi ikon Seoul.
  • Bukchon Hanok Village, kawasan rumah tradisional Korea yang masih dihuni penduduk hingga saat ini.
  • Insadong, area yang memadukan galeri seni, rumah teh tradisional, dan toko souvenir khas Korea.
  • Distrik modern seperti Myeongdong dan Gangnam yang dipenuhi pusat perbelanjaan, gedung tinggi, serta berbagai fasilitas modern.

Baca juga: 5 Hanok Village Populer di Korea

7. Belanja Skincare Menjadi Agenda Wajib Banyak Wisatawan

Korea Selatan telah lama dikenal sebagai salah satu pusat inovasi skincare dan kosmetik dunia. Popularitas K-Beauty membuat banyak wisatawan memasukkan agenda belanja produk perawatan kulit ke dalam itinerary, bahkan sebelum menentukan daftar tempat wisata yang akan dikunjungi.

Di kawasan seperti Myeongdong, Anda dapat menemukan berbagai toko yang menjual produk mulai dari facial cleanser, toner, serum, sunscreen, hingga sheet mask dengan pilihan merek yang sangat beragam. Banyak produk juga lebih mudah ditemukan dalam varian lengkap dibandingkan di luar Korea Selatan.

Selain pilihan yang melimpah, wisatawan juga sering memanfaatkan promo musiman, paket bundling, maupun bonus produk yang umum ditawarkan oleh berbagai toko kosmetik. Hal tersebut membuat pengalaman berbelanja terasa lebih menarik sekaligus memberikan nilai lebih bagi wisatawan yang ingin membawa oleh-oleh untuk keluarga maupun teman.

Baca juga: Oleh-Oleh atau Buah Tangan yang Wajib Dibawa Pulang dari Korea

8. Waktu Liburan Bisa Disesuaikan dengan Pengalaman yang Diinginkan

Fakta Unik Korea Selatan

Tidak banyak negara yang menawarkan pengalaman wisata berbeda hanya karena perubahan musim. Inilah salah satu alasan mengapa Korea Selatan menjadi destinasi yang menarik untuk dikunjungi lebih dari satu kali.

Jika Anda masih bingung menentukan waktu terbaik untuk berangkat, berikut gambaran sederhananya.

Musim Cocok untuk
Musim Semi (Maret–Mei) Menikmati bunga sakura, taman kota, dan cuaca yang sejuk.
Musim Panas (Juni–Agustus) Festival, aktivitas luar ruangan, dan suasana kota yang lebih hidup.
Musim Gugur (September–November) Berburu panorama dedaunan merah serta pemandangan pegunungan yang memukau.
Musim Dingin (November–Maret) Melihat salju, bermain ski, dan menikmati festival musim dingin.

Dengan memahami karakter setiap musim, Anda dapat memilih waktu keberangkatan yang paling sesuai dengan jenis liburan yang diinginkan. Hal ini juga menjadi alasan mengapa banyak traveller kembali mengunjungi Korea Selatan meskipun sebelumnya sudah pernah datang.

Baca juga: Siapkan Juga Visa Korea dengan Cara Apply Berikut!

Jelajahi Korea Selatan Bersama FX-Travelindo

Mengetahui berbagai fakta unik Korea Selatan tentu bisa menambah semangat untuk berlibur. Namun, pengalaman terbaik tetap didapatkan ketika Anda mengunjungi langsung berbagai destinasi ikonik, mencicipi kuliner khas, menikmati pergantian musim, hingga merasakan suasana kota yang memadukan budaya tradisional dan modern.

Melalui Paket Tour Korea Selatan 6 Hari dari FX-Travelindo, Anda akan diajak mengunjungi destinasi favorit seperti Itaewon, Nami Island, Gunung Seorak, serta berbagai spot wisata terbaik lainnya di pusat Korea Selatan. Paket ini tersedia dengan harga mulai Rp13,5 jutaan, memiliki pilihan keberangkatan dari Juli hingga Desember 2026, sehingga Anda bebas memilih musim yang paling ingin dinikmati. Tersedia pula opsi pembayaran DP agar rencana liburan menjadi lebih mudah.

Hubungi tim FX-Travelindo sekarang juga untuk mendapatkan informasi jadwal keberangkatan, fasilitas perjalanan, serta promo yang sedang berlangsung!

Konsultasi Gratis Di Sini!

Share: