
Berapa harga makanan di China? Bagi yang baru pertama kali liburan ke China atau sudah lama tidak berkunjung, mengetahui kisaran harga makanan penting supaya dana perjalanan bisa disiapkan dengan lebih realistis. Jangan sampai budget terlalu kecil karena mengira semua makanan di China sangat murah, tetapi juga tidak perlu menyiapkan uang berlebihan.
Baca juga: Kota Wisata China yang Wajib Dikunjungi!
Berapa Harga Makanan di China Tahun 2026?
Harga makanan di China memiliki rentang yang cukup lebar. Makanan dari warung lokal dan street food bisa sangat terjangkau, sedangkan restoran di pusat kota, kawasan wisata, atau tempat makan yang lebih premium membutuhkan dana lebih besar.
1. Kisaran Harga Makanan Sederhana

- Baozi: sekitar ¥2–4 per buah
- Jianbing: sekitar ¥6–12
- Mie lokal: sekitar ¥10–30
- Dumpling: sekitar ¥20–40 untuk satu porsi makan
- Street food: sekitar ¥5–20 per jajanan
- Malatang atau makanan sejenis: sekitar ¥20–60
Harga tersebut merupakan kisaran, bukan daftar harga resmi yang berlaku di seluruh China. Porsi, bahan makanan, kota, serta lokasi penjual dapat membuat harga berbeda.
2. Harga Makan di Restoran

Untuk restoran lokal yang sederhana, budget ¥30–70 per orang sudah cukup masuk akal untuk satu kali makan. Jika memesan beberapa hidangan untuk dimakan bersama, cara menghitungnya juga berbeda karena restoran China cukup umum menyajikan makanan secara sharing.
Sementara itu, restoran kelas menengah bisa membutuhkan sekitar ¥80–200 per orang. Hidangan seperti hotpot, restoran populer, atau makanan khas tertentu dapat membuat total tagihan lebih tinggi.
3. Harga Minuman dan Camilan

Selain makanan utama, siapkan juga anggaran untuk minuman dan camilan selama jalan-jalan. Harga minuman sederhana seperti air mineral, teh, atau minuman kemasan umumnya relatif terjangkau, sedangkan kopi di cafe atau minuman dengan topping bisa lebih mahal.
Untuk camilan, street food seperti tusuk-tusukan, pancake lokal, buah potong, atau jajanan khas lainnya dapat berada di kisaran ¥5–20. Jika membeli beberapa camilan sekaligus atau memilih makanan ringan di pusat perbelanjaan dan kawasan wisata, pengeluarannya tentu bisa lebih besar.
Oleh karena itu, jangan hanya menghitung tiga kali makan utama ketika menentukan budget. Menyisihkan sekitar ¥10–30 per hari untuk minuman dan camilan bisa menjadi tambahan yang cukup praktis, terutama bagi wisatawan yang sering membeli sesuatu saat berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain.
Baca juga: 25 Makanan Terbaik di China
Berapa Budget Makan Sehari di China?
Mengetahui harga satu makanan saja belum cukup untuk menentukan uang yang perlu dibawa. Cara yang lebih praktis adalah menghitung kebutuhan makan selama satu hari, termasuk sarapan, makan siang, makan malam, minuman, dan camilan.
- Hemat (Sekitar ¥50–100 per Hari): Budget ini cocok untuk wisatawan yang benar-benar ingin menekan pengeluaran. Polanya bisa berupa sarapan street food sekitar ¥10–20, makan siang mie atau dumpling sekitar ¥15–30, kemudian makan malam sederhana sekitar ¥25–50.
- Nyaman (Sekitar ¥140–240 per Hari): Anda bisa sarapan sederhana, makan siang di kedai lokal, kemudian memilih restoran yang sedikit lebih nyaman untuk makan malam. Kisaran tersebut juga memberikan ruang untuk membeli minuman atau camilan tanpa harus menghitung setiap yuan.
- Lebih Bebas (¥250–350+ per Hari): Jika ingin lebih sering mencoba restoran populer, hotpot, cafe, makanan khas, atau tempat makan di kawasan premium, siapkan budget yang lebih longgar.
Apabila Anda liburan ke China secara mandiri, ketelitian dalam memilih tempat makan akan sangat berpengaruh. Apabila Anda menggunakan paket tour, beberapa porsi makan biasanya sudah tercover dengan biaya paketnya, sehingga Anda hanya perlu menambahkan biaya kulineran mandiri dan oleh-oleh.
Baca juga: Rekomendasi Makanan Halal di China
Berapa Uang Makan untuk Liburan 7 Hari di China?
Dengan menggunakan kisaran budget harian di atas, kebutuhan makan selama tujuh hari dapat diperkirakan sebagai berikut:
| Gaya Makan | Per Hari | 7 Hari | Perkiraan Rupiah |
| Hemat | ¥50–100 | ¥350–700 | ±Rp920 ribu–1,85 juta |
| Nyaman | ¥140–240 | ¥980–1.680 | ±Rp2,57–4,44 juta |
| Lebih bebas | ¥250–350 | ¥1.750–2.450 | ±Rp4,58–6,48 juta |
Catatan: Perhitungan rupiah menggunakan kisaran kurs sekitar Rp2.618–Rp2.645 per ¥1 pada 4 September 2026. Kurs money changer, bank, atau metode pembayaran yang digunakan saat perjalanan dapat berbeda.
Jadi, jika Anda bertanya “untuk liburan 7 hari ke China harus menyiapkan uang makan berapa?”, angka yang cukup aman untuk wisatawan dengan gaya makan nyaman adalah sekitar ¥1.000–1.700, atau kurang lebih Rp2,6–4,5 juta per orang.
Jika hotel atau paket perjalanan sudah menyediakan sarapan maupun beberapa kali makan, kebutuhan tersebut tentu bisa lebih rendah. Sebaliknya, wisatawan yang sering makan di restoran populer perlu menyiapkan dana lebih besar.
Baca juga: Budget Liburan ke China secara Keseluruhan
Apakah Beijing dan Shanghai Lebih Mahal?
Beijing dan Shanghai memiliki pilihan makanan dari yang sangat murah sampai restoran premium. Oleh karena itu, tidak tepat jika seluruh makanan di kedua kota tersebut dianggap mahal.
Yang biasanya membuat pengeluaran meningkat adalah memilih restoran di kawasan wisata, pusat perbelanjaan, hotel, atau restoran populer. Di sisi lain, kedai lokal dan tempat makan sederhana tetap tersedia di berbagai kawasan. Jadi, lokasi tempat makan sering sama pentingnya dengan jenis makanan ketika menentukan budget.
Baca juga: Dessert di Beijing yang Wajib Dicoba
Tips Menghemat Biaya Makan di China
Setelah mengetahui kisaran harganya, beberapa kebiasaan sederhana bisa membuat dana makan lebih terkontrol tanpa harus mengorbankan pengalaman kuliner.
- Pilih kedai lokal untuk makanan sehari-hari, terutama jika banyak pelanggan lokal.
- Gunakan street food untuk sarapan atau camilan, bukan berarti seluruh waktu makan harus street food.
- Bandingkan menu dan harga sebelum masuk restoran di kawasan wisata.
- Perhatikan ukuran porsi, karena beberapa hidangan memang lebih cocok dipesan untuk beberapa orang.
- Sisihkan budget khusus untuk makanan khas, sehingga pengeluaran spontan tidak mengganggu anggaran utama.
- Jangan lupa minuman dan snack, karena pengeluaran kecil yang berulang bisa menambah total biaya perjalanan.
- Sesuaikan budget dengan kota, karena pilihan makanan di pusat kota dan kawasan wisata dapat lebih mahal daripada lingkungan lokal.
Dengan cara tersebut, Anda tidak perlu menetapkan satu angka yang terlalu kaku. Gunakan kisaran harian sebagai batas, kemudian sisakan sedikit dana cadangan untuk hari ketika ingin makan lebih spesial.
Baca juga: Mempersiapkan Liburan ke China? Ketahui Larangan Pembawaan Barang di Bandara Berikut!
Siapkan Liburan ke China Bersama FX-Travelindo
Jika ingin menikmati China tanpa repot mengatur seluruh perjalanan sendiri, FX-Travelindo menyediakan berbagai pilihan paket tour China dengan destinasi yang berbeda. Pilihannya mencakup perjalanan ke Harbin, Chongqing dan Chengdu, serta Beijing dan Shanghai.
Harga paket tersedia mulai dari 11 jutaan hingga 21 jutaan, dengan pilihan keberangkatan dari Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Medan. Beberapa paket juga menyediakan opsi DP, sehingga perencanaan biaya perjalanan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Sebelum menentukan perjalanan, konsultasikan terlebih dahulu kebutuhan dan budget liburanmu dengan FX-Travelindo. Dengan begitu, pilihan paket, destinasi, jadwal keberangkatan, dan persiapan dana makan bisa direncanakan sejak awal dengan lebih jelas.