
Saat merencanakan liburan ke luar negeri, mencari makanan yang sesuai dengan ketentuan halal menjadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan. Apalagi, kuliner China sangat beragam, mulai dari mie dan olahan daging hingga hidangan khas setiap daerah. Namun, apakah di China banyak makanan halal yang benar-benar memiliki sertifikat resmi, bukan sekadar tidak mengandung babi atau alkohol?
Pertanyaan ini penting karena tulisan halal pada restoran China belum tentu membuktikan adanya sertifikat yang sesuai dengan standar yang Anda cari. Sebelum berangkat, ada baiknya Anda memahami cara mengenali tempat makan Muslim, memilih kawasan yang tepat, dan memeriksa bukti sertifikasinya agar tidak hanya mengandalkan penampilan atau klaim restoran.
Baca juga: Barang dan Makanan yang Dilarang Masuk ke China
Apakah di China Banyak Makanan Halal Bersertifikat?
Secara umum, makanan halal cukup mudah ditemukan di sejumlah kota besar di China, terutama di kawasan dengan komunitas Muslim yang kuat. Namun, banyaknya restoran Muslim tidak otomatis berarti banyak restoran memiliki sertifikat halal yang dapat diverifikasi sesuai persyaratan Anda.
Salah satu penanda yang sering dijumpai adalah tulisan Mandarin 清真 (Qingzhen), yang berkaitan dengan makanan halal atau usaha kuliner Muslim. Tulisan ini berguna sebagai petunjuk awal, tetapi bukan bukti otomatis bahwa restoran memiliki sertifikat dari lembaga tertentu atau sertifikat yang diakui di Indonesia. Agar tidak keliru, perhatikan perbedaan berikut.
| Penanda | Makna | Hal yang perlu diperhatikan |
| Tulisan 清真 (Qingzhen) | Penanda yang lazim dikaitkan dengan makanan atau usaha kuliner halal | Tidak otomatis membuktikan adanya sertifikat yang memenuhi standar Anda. |
| Sertifikat halal | Dokumen yang diterbitkan lembaga sertifikasi sesuai lingkupnya | Periksa penerbit, masa berlaku, dan cakupan sertifikat. |
| Logo halal pada produk kemasan | Penanda halal untuk produk tertentu | Tidak otomatis mencakup seluruh menu dan proses dapur restoran. |
| Klaim tidak mengandung babi | Informasi mengenai bahan tertentu | Belum membuktikan seluruh bahan dan proses pengolahan memenuhi ketentuan halal. |
Lalu, bagaimana dengan pengakuan sertifikat halal China di Indonesia? BPJPH memiliki mekanisme pengakuan terhadap lembaga halal luar negeri, termasuk lembaga dari China. Namun, pengakuan tersebut tidak berarti semua restoran di China otomatis bersertifikat.
Selain itu, mekanisme pengakuan dan registrasi untuk produk luar negeri yang masuk ke Indonesia tidak boleh disamakan dengan bukti bahwa restoran yang dikunjungi wisatawan di China telah tersertifikasi. Oleh karena itu, periksa jenis dokumen dan lingkup pengakuannya sebelum mengambil kesimpulan.
Baca juga: Contoh Beberapa Menu Halal yang Bisa Dicoba
Kota Mana di China yang Paling Mudah untuk Mencari Makanan Halal?
Jika Anda ingin mengetahui apakah di China banyak makanan halal yang bisa ditemukan selama perjalanan, mulailah dari kawasan dengan komunitas Muslim dan tradisi kuliner yang kuat. Daerah-daerah berikut dapat menjadi titik awal pencarian, meskipun status sertifikasi setiap restoran tetap perlu diperiksa.
1. Xi’an dan Beijing

Xi’an memiliki kawasan Muslim Quarter atau Huimin Jie (回民街), yang dikenal dengan beragam pilihan kuliner komunitas Hui. Anda dapat menemukan hidangan berbahan daging sapi, kambing, dan mi. Di Beijing, kawasan Niujie (牛街) juga dikenal sebagai salah satu pusat komunitas Muslim dengan pilihan restoran halal.
Kedua kawasan ini praktis untuk memulai pencarian karena terdapat banyak usaha kuliner yang berkaitan dengan tradisi makanan Muslim. Namun, jangan menganggap semua restoran di dalamnya memiliki sertifikat yang memenuhi standar Anda.
Baca juga: Pencuci Mulut Manis (dessert) yang Terkenal di Beijing
2. Lanzhou, Yinchuan, dan Xining

Ketiga kota ini juga patut dipertimbangkan karena tradisi kuliner komunitas Muslimnya. mie sapi Lanzhou, misalnya, merupakan hidangan yang dikenal luas dan dapat menjadi salah satu kata kunci saat mencari restoran. Meski demikian, nama hidangan atau penggunaan label halal tetap tidak menggantikan pemeriksaan sertifikat.
3. Urumqi dan Wilayah Xinjiang

Wilayah Xinjiang terkenal dengan kuliner Uyghur, seperti sate kambing, nasi pilaf, dan roti naan. Pilihan hidangan berciri khas Muslim cukup beragam, tetapi jangan menyimpulkan bahwa semua restoran yang menyajikan masakan Uyghur otomatis memiliki sertifikat yang Anda perlukan.
4. Shanghai dan Guangzhou

Restoran halal juga dapat ditemukan di kota besar seperti Shanghai dan Guangzhou. Untuk mempermudah perjalanan, cari restoran berdasarkan lokasi hotel, stasiun, atau tempat wisata yang akan dikunjungi. Simpan beberapa alternatif beserta alamat dalam bahasa Mandarin agar lebih mudah digunakan ketika bepergian.
Baca juga: Pilihan Transportasi dari Beijing ke Shanghai
Bagaimana Cara Mencari dan Mengecek Makanan Halal di China?
Menemukan restoran dan memverifikasi sertifikat merupakan dua langkah berbeda. Untuk memastikan apakah di China banyak makanan halal yang sesuai dengan standar Anda, gunakan aplikasi untuk menemukan tempat makan, kemudian periksa dokumen yang relevan sebelum memutuskan untuk makan di sana.
1. Gunakan Aplikasi Peta dan Ulasan Restoran

Beberapa aplikasi yang dapat membantu pencarian adalah Amap (高德地图), Dianping (大众点评), dan Meituan (美团). Anda dapat menggunakannya untuk melihat lokasi, foto restoran, ulasan pengunjung, dan informasi tempat makan. Coba masukkan kata kunci Mandarin berikut agar hasil pencarian lebih terarah.
| Kata Mandarin | Arti |
| 清真餐厅 | Restoran halal |
| 清真食品 | Makanan halal |
| 清真牛肉面 | mie sapi halal |
Aplikasi tersebut berguna untuk menemukan pilihan, bukan untuk memastikan status sertifikasi. Foto papan nama dan ulasan pengunjung dapat membantu Anda menyaring restoran, tetapi tidak menggantikan dokumen resmi.
2. Periksa Sertifikat dan Status Lembaga Penerbit

Untuk produk bersertifikat halal luar negeri, BPJPH menyediakan layanan pencarian sertifikat dan data lembaga halal luar negeri. Periksa nama lembaga penerbit, status pengakuan, masa berlaku, serta lingkup sertifikasinya.
Namun, basis data tersebut bukan direktori lengkap restoran yang melayani makanan halal di China. Jika nama restoran tidak ditemukan, jangan langsung menyimpulkan bahwa restoran itu tidak memiliki sertifikat. Dokumen bisa tercatat atas nama badan usaha atau produk tertentu. Anda juga perlu memastikan apakah dokumen yang ditunjukkan memang mencakup usaha dan makanan yang sedang diperiksa.
3. Tanyakan Dokumen kepada Restoran

Sebelum memesan makan di restoran China, periksa nama penerbit, nomor sertifikat, masa berlaku, dan kesesuaian nama usaha dengan dokumen. Pastikan juga lingkup sertifikasinya relevan dengan menu yang akan dikonsumsi, bukan hanya produk tertentu.
Anda dapat menunjukkan kalimat Mandarin berikut kepada staf restoran:
请问你们有有效的清真认证证书吗?
Artinya, “Apakah Anda memiliki sertifikat halal yang masih berlaku?”
Jika staf menjawab ya, mintalah melihat dokumennya. Apabila sertifikat tidak tersedia atau tidak dapat diverifikasi, jangan langsung menganggap restoran tersebut memenuhi persyaratan sertifikasi Anda. Jika sertifikasi resmi merupakan syarat mutlak, pilih tempat yang status dan dokumennya dapat dikonfirmasi.
Baca juga: Kartu Internet untuk Turis di China
Coba Makanan Halal di China dengan Paket Tour dari FX-Travelindo!
Setelah menyiapkan kebutuhan makan selama perjalanan, Anda bisa mulai memilih destinasi dan menyusun jadwal liburan. FX-Travelindo menyediakan beberapa pilihan paket tour China dengan fasilitas lengkap dan opsi pembayaran DP untuk membantu Anda merencanakan anggaran.
| Destinasi | Harga mulai |
| Beijing–Shanghai | Rp12,99 jutaan |
| Chongqing–Fenghuang–Zhangjiajie | Rp12,99 jutaan |
| Chengdu | Rp11,59 jutaan |
| Harbin | Rp21,99 jutaan |
Harga, jadwal, dan fasilitas mengikuti ketentuan masing-masing paket. Anda dapat berkonsultasi dengan tim FX-Travelindo untuk mengetahui rincian fasilitas, ketentuan DP, serta kemungkinan pengaturan kebutuhan makanan selama perjalanan.
Jika sertifikat halal yang dapat diverifikasi menjadi syarat utama Anda, sampaikan kebutuhan tersebut sebelum memesan. Dengan persiapan yang tepat, Anda dapat merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman tanpa menganggap bahwa setiap restoran di destinasi yang dikunjungi pasti memiliki sertifikasi halal yang sesuai.